
JAKARTA, jurnalpolisi.id
6 NOVEMBER 2026 Sinergitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menjadi perhatian dalam upaya memperkuat stabilitas keamanan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kapolri Jenderal Polisi Dr. H. Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si., C.I.R.R., menerima audiensi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat koordinasi antara TNI dan Polri dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan nasional.
Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, kedua pimpinan institusi terlihat saling memberikan penghormatan. Dokumentasi pertemuan juga memperlihatkan suasana audiensi serta kebersamaan jajaran TNI dan Polri.
Sinergi TNI-Polri bukan sekadar hubungan kerja antarlembaga, melainkan merupakan fondasi penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kedaulatan bangsa.
Di tengah dinamika tantangan nasional, koordinasi yang solid antara kedua institusi sangat dibutuhkan, baik dalam menjaga stabilitas keamanan, menghadapi ancaman kejahatan, membantu masyarakat, maupun mendukung program pembangunan nasional.
Kekuatan TNI dan Polri akan semakin berarti apabila dijalankan dengan semangat profesionalisme, saling menghormati kewenangan, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
AGUS FLORES: SINERGI TNI-POLRI HARUS TERUS DIJAGA
Ketua Umum Fast Respon Counter Polri Nusantara (FRN), Raden Mas Haji Agus Rugiarto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas momentum kebersamaan pimpinan TNI dan Polri tersebut.
Menurut Agus Flores, hubungan harmonis antara TNI dan Polri merupakan salah satu kekuatan penting dalam menjaga persatuan bangsa dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Sinergitas TNI-Polri harus terus diperkuat. Jangan sampai ada ruang yang dapat memecah belah hubungan kedua institusi. TNI dan Polri memiliki tugas serta kewenangan masing-masing, tetapi tujuan besarnya sama, yaitu menjaga Indonesia dan melindungi seluruh masyarakat,” demikian pesan yang mencerminkan pentingnya kebersamaan kedua institusi.
Agus Flores juga menilai bahwa komunikasi langsung antarpimpinan merupakan langkah positif untuk membangun kesamaan persepsi dalam menghadapi persoalan bangsa.
Ia berharap sinergi tersebut tidak hanya terlihat dalam pertemuan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kerja nyata di lapangan, terutama dalam pelayanan masyarakat, penegakan hukum, dan pemeliharaan keamanan.
POLRI BERSAMA MASYARAKAT, TNI BERSAMA RAKYAT
Lebih lanjut, semangat kebersamaan TNI dan Polri diharapkan mampu memberikan dampak positif hingga ke daerah-daerah.
Kehadiran aparat negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga melalui kegiatan sosial, pelayanan publik, serta upaya menjaga persatuan dan ketenteraman lingkungan.
Pertemuan Kapolri dan KSAD ini menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa tidak dibangun melalui persaingan antarinstitusi, melainkan melalui kolaborasi, kepercayaan, dan tanggung jawab bersama.
Agus Flores berharap hubungan baik TNI-Polri terus terpelihara demi Indonesia yang aman, kuat, berdaulat, dan semakin dipercaya masyarakat.
TNI dan Polri kuat, Indonesia semakin hebat!
Red



