Langgur, : Jurnalpolisi.id
Peringati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dilaksanakan di Kabupaten Maluku Tenggara pada setiap tanggal 02 Mei, merupakan momentum besar bagi segenap insan pelajar maupun guru.
Wakil Bupati (Wabup) Carlos Viali Rahantoknam melalui sambutan, kalau perayaan kali ini lebih di fokuskan pada kesejahteraan guru maupun kebebasan terhadap segala bentuk perundungan kepada siswa didik.
“Perayaan Hardiknas kali ini sekolah harus bebas dari perundungan,”sebut Wabup saat membacakan sambutan Mentri Pendidikan Sekolah Dasar dan Menengah di Stadion Maren Langgur, (02/05/2026)
Viali menyebutkan bahwa berdasarkan tema pelaksanaan Hardiknas kali ini, sekolah adalah sarana pembangunan integritas dan kohesi sosial, melalui layanan pendidikan yang inklusif, politis dan saling menghargai.
Olehnya itu sekolah berdasarkan amanat mentri haruslah bebas dari segala bentuk perundungan dan kekerasan, termasuk program penguatan karakter.
Kalau saat ini sekolah terdapat tujuh (7) penerapan kebiasaan anak hebat, yaitu Makan Bergizi Gratis, Pagi Ceria, Upacara Bendera, Pramuka untuk pembentukan jiwa dan kepemimpinan dan berbagi penguatan karakter lainya.
Melalui hari Hardiknas adalah momen tepat untuk merefleksikan kembali pendekatan pembelajaran. Integrasi antara experiential learning, repling (replikasi/pembelajaran berbasis contoh), dan hidden curriculum (kurikulum tersembunyi) menjadi kunci untuk menciptakan pendidikan yang bermutu.

Sedangkan yang keempat ialah menguatkan kualitas pembelajaran dan capaian pendidikan melalui gerakan literasi dan numerasi, Sains, Teknologi, Engineering/Rekayasa, dan Matematika (STEM) adalah pendekatan pendidikan terintegrasi yang menggabungkan keempat disiplin ilmu untuk memecahkan masalah nyata.
Juga Test Kemampuan Akademik (TKA), selain untuk mengetahui kemampuan Akademik secara individual dan kelembagaan TKA juga menjadi evaluasi untuk intervensi peningkatan mutu pe didikan juga merupakan salah satu aspek penilaian untuk melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.
Ke lima bagaimana memberikan kesempatan pendidikan yang luas dengan layanan pendidikan yang mudah, murah dan fleksibel. Mereka yang tidak dapat belajar, Wabup menyebutkan berdasarkan faktor dengan faktor ekonomi, domisili, faktor dan kaitan fisik lainya.
Pemerintah melaui Kementrian Pendidikan Dasar dan Mencegah juga memberikan layanan dengan peningkatan swkolah inklusif dan sekolah luar biasa uang berkeadilan dan berbasis masyarakat.
Pendidikan menurutnya tidak akan dapat bekerja sendiri tanpa masyarakat, dunia usaha dan lembaga – lembaga yang berkomitmen memajukan pendidikan itu sendiri.
Sebagai Wakil Bupati, Carlos Viali menambahkan ditahun 2026 pemerintah juga telah menaikan tunjangan para guru sertifikasi, tenaga honorer, bahkan jumlah beasiswa guru yang sebelumnya berjumlah 12.500 di tahun 2025, kini meningkat pesat menjadi 150.000.
Selain menjadi Inspektur upacara (Irup) Wabup Carlos Viali juga menyempatkan waktu untuk memberikan sejumlah penghargaan bagi para siswa dan siswi yang telah berhasil pada perlombaan jelang pelaksanaan Hardiknas tersebut.
Pelaksanaan Hardiknas kali ini sangatlah meriah, dikarenakan menampilkan berbagai kesenian maupun budaya kei, serta kearifan lokal yang ada di kepulauan bertajuk Larvul Ngabal.
Sementara itu turut hadir Forkopimda, dan seluruh satuan pembelajaran disekolah Dasar maupun Menengah Maluku Tenggara.
Dan disaat ini sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Bin Raudah Arif Hanoeboen, ini merupakan sebuah kesuksesan besar dalam dunia pendidikan, karena pada pelaksanaan kali ini jumlah peserta bahkan mencapai ribuan orang.
Publish by (Melky_JPN)