Labuhan Batu Utara jurnalpolisi.id
Sabtu 6/6/2026 pukul 11.30 WIB, Kelompok Tani Sumber Sari di Dusun I Desa Sungai Apung, Kualuh Hilir, berubah jadi lautan api. Aksi brutal kelompok yang diduga pelaku pencuri sawit itu tak hanya merusak aset, tapi juga menumpahkan darah pekerja.
Korban bernama Ilham, 35 tahun, dibacok rame-rame hingga luka serius. Pembacokan diduga dilakukan bersamaan oleh sejumlah orang. Ia selamat setelah dirawat, tapi luka fisik dan trauma akan lama menempel di tubuhnya.
Api melahap habis dua rumah karyawan, kantor, gudang pupuk, 1 unit Colt Diesel, 4 sepeda motor, genset, chainsaw, sampai pakaian karyawan. Puluhan ton pupuk ikut jadi abu. Kerugian ditaksir tembus Rp500 juta. Satu serangan, satu kelompok tani lumpuh.
Laporan resmi masuk Polres Labuhanbatu 20/6/2026 dengan LP/B/890/VI/2026/SPKT. Pelapor adalah Humas dan penanggung jawab keamanan kebun milik Drs. Robert Aritonang. Ia menyebut ini bukan kejadian pertama, tapi puncak dari konflik lama.
Sumber Sari memang sudah lama diganggu. Kelompok yang sama diduga berulang kali mencuri sawit dan menganiaya pekerja. Nawawi, pekerja lain, pernah jadi korban bacok dan sudah buat LP/B/752/V/2026/SPKT. Sampai hari ini, belum ada tersangka yang ditetapkan.

Kuasa hukum korban Beriman Panjaitan, S.H., M.H. angkat suara. “Pembacokan dan pembakaran berulang ini bom waktu. Kalau dibiarkan, korban berikutnya bisa lebih banyak. Kami minta Polres usut tuntas, tangkap pelaku, kasih kepastian hukum,” tegasnya.
Drs. Robert Aritonang, pendiri Sumber Sari, lebih gamblang. Ia sudah berulang kali lapor soal ancaman, pencurian, hingga penguasaan lahan. Tapi proses hukum jalan di tempat. Akibatnya, pelaku makin berani. Dari curi sawit, naik level ke bakar dan bacok.
Kini Sumber Sari berdiri di atas puing. Rumah karyawan hangus, kantor rata, alat kerja musnah. Yang tersisa hanya tuntutan keadilan. Korban dan keluarga hanya punya satu harap: pelaku segera diborgol sebelum Sei Apung kembali berdarah.
Hukum harus bicara. Polres Labuhanbatu ditunggu aksinya. Karena kalau bandit sawit bisa bebas bakar dan bacok tanpa takut, besok bukan hanya Sumber Sari yang terbakar. Bisa giliran kebun lain, giliran nyawa lain.
Reporter
Team investigasi