
KAB.SUKABUMI – jurnalpolisi.id
Semangat melestarikan budaya leluhur berpadu dengan kemeriahan pesta rakyat dalam peringatan Milangkala ke-45 Desa Sukamaju, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Senin (2/11/2026). Perayaan yang dipusatkan di Lapangan Bola Desa Sukamaju ini bukan sekadar momentum bertambahnya usia desa, tetapi juga menjadi panggung kebangkitan budaya lokal sekaligus ajang memperkenalkan potensi pariwisata unggulan Kabupaten Sukabumi.
Mengusung tema “Ngamumule Budaya, Ngahiji Warga, Ngawangun Desa” dengan subtema “Tiwarga Kuwarga Keurwarga”, perhelatan tersebut menghadirkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya Sunda.
Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya berbagai pertunjukan seni tradisional, atraksi pencak silat, karnaval budaya, hingga bazar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat maupun pengunjung.
Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui kehadiran Kepala Dinas Pariwisata, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., yang turut mendampingi Kepala Desa Sukamaju, Herlan.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap upaya masyarakat dalam menjaga identitas budaya sekaligus mengembangkan potensi desa sebagai destinasi wisata berbasis kearifan lokal.
Kepala Desa: Budaya Adalah Identitas dan Kekuatan Sukamaju
Kepala Desa Sukamaju, Herlan, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang turut menyukseskan peringatan Milangkala ke-45.

Menurutnya, perayaan hari jadi desa tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi sarana mempererat persaudaraan, membangkitkan kreativitas masyarakat, serta menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.
“Melalui kegiatan seperti pasanggiri pencak silat dan pesta seni rakyat ini, kita ingin melestarikan budaya asli Sukamaju sekaligus membuktikan bahwa desa kita memiliki daya tarik wisata yang luar biasa,” ujar Herlan.
Semangat tersebut sejalan dengan tema perayaan yang menempatkan budaya sebagai fondasi persatuan masyarakat sekaligus kekuatan dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
Selama lima hari pelaksanaan, berbagai kegiatan turut memeriahkan peringatan Milangkala, mulai dari pasanggiri pencak silat tradisional, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Tabligh Islamiyah, jalan santai se-Kecamatan Kadudampit, pentas musik, hingga karnaval budaya.
Tak hanya menghadirkan hiburan, panitia juga menggelar pasar pangan murah, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta bazar UMKM yang menampilkan aneka kuliner khas dan kerajinan hasil kreativitas warga.
Beragam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa peringatan hari jadi desa dapat menjadi ruang kolaborasi antara pelestarian budaya, kepedulian sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dinas Pariwisata Dorong Sukamaju Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Dr. Drs. H. Ali Iskandar, M.H., memberikan apresiasi terhadap semangat masyarakat Desa Sukamaju dalam mempertahankan tradisi dan memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
Menurutnya, kegiatan budaya yang tumbuh dari masyarakat memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata Kabupaten Sukabumi.
“Acara budaya seperti Milangkala ini merupakan aset pariwisata yang sangat bernilai. Apabila budaya terus dilestarikan dan masyarakat bersatu, wisatawan akan dengan sendirinya tertarik untuk datang merasakan kehangatan serta keindahan Desa Sukamaju,” ungkapnya.
Desa Sukamaju yang berada di kawasan kaki Gunung Gede Pangrango memiliki potensi wisata alam yang menjanjikan. Udara pegunungan yang sejuk, hamparan persawahan hijau, panorama alam yang asri, serta keramahan masyarakat menjadi modal penting untuk mengembangkan wisata pedesaan.
Jika dipadukan dengan kekayaan seni tradisional, kuliner lokal, dan kreativitas UMKM, potensi tersebut dapat menjadi daya tarik wisata yang memiliki ciri khas tersendiri.
Pengembangan pariwisata berbasis budaya juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru, memperluas pemasaran produk masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.
Semangat Berbagi Warnai Perayaan Milangkala
Di tengah kemeriahan pesta budaya, suasana kepedulian sosial turut mewarnai peringatan Milangkala ke-45 Desa Sukamaju.
Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Sukabumi, H. Bram, secara simbolis menyerahkan santunan kepada puluhan anak yatim sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat.
Kegiatan tersebut menambah makna perayaan hari jadi desa, sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada kemajuan infrastruktur dan perekonomian, tetapi juga pada penguatan nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
Perhelatan ini turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Yusuf Ridwan, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Apep, jajaran Forkopimcam Kadudampit, tokoh masyarakat, serta perwakilan berbagai organisasi kemasyarakatan.
Rangkaian peringatan Milangkala ke-45 Desa Sukamaju diakhiri dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar desa terus berkembang, masyarakat semakin sejahtera, dan nilai-nilai budaya tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Milangkala ke-45 Desa Sukamaju menjadi bukti bahwa kekuatan sebuah desa bukan hanya terletak pada keindahan alamnya, tetapi juga pada kekayaan budaya, persatuan masyarakat, dan semangat gotong royong yang terus dijaga.
Dengan potensi tersebut, Desa Sukamaju memiliki peluang untuk berkembang menjadi salah satu destinasi wisata budaya dan pedesaan yang membanggakan Kabupaten Sukabumi.
Neng Nur




