
Batam, jurnalpolisi.id
Mengusung tema “Merajut Asa Dengan Mempererat Silaturahmi”, Persatuan Pemuda Teluk Bakau (PPTB) Nongsa menyelenggarakan pertemuan kekeluargaan di Pantai Kak Ros Upin Ipen, wilayah Kampung Melayu, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa. Kegiatan berlangsung meriah mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai pada Senin, 13 Juli 2026. Dari pantauan awak media Jurnal Polisi News, Sahril, di lokasi, suasana tenang pesisir perlahan berubah hangat dan riuh, dihadiri kurang Lebih dari 100 rekan serta tokoh dan tamu undangan. Acara dipandu luwes oleh Sofyan selaku pembawa acara.
Persatuan Pemuda Teluk Bakau Nongsa adalah organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang sosial dan ketenagakerjaan, terutama bagi warga di kawasan pantai timur Batam. Anggotanya merupakan pemuda yang datang dari berbagai penjuru—mulai Sabang sampai Merauke—yang bersatu hati demi satu tujuan: peduli meningkatkan taraf hidup keluarga serta membuka peluang lapangan kerja. Sudah lebih dari 14 tahun PPTB berdiri dan eksis setia menemani perjuangan pemuda. Kini tak sedikit anggotanya yang telah dipercaya bekerja di berbagai perusahaan di Batam, bahkan berkesempatan mengabdi hingga ke luar negeri.
Turut hadir memeriahkan kebersamaan: Bapak Iwan Dharmawan selaku Dewan Pembina PPTB, Bapak M. Syafi’i, A.md selaku Dewan Penasehat PPTB, Bapak Darmadi Ali Wasyim selaku Ketua PPTB Nongsa, Bapak Junaidi dari Lembaga Sertifikasi DTTC, Bapak Raditya selaku Praktisi Tenaga Kerja, Bapak M. Ilyas selaku Pelatih STA, serta Bapak Ali Yusri selaku Pelatih STA.
Secara khusus kepada awak media, Ketua Umum PPTB Darmadi Ali Wasyim menyampaikan pesan semangat bagi kawan muda: “Pertama, kita harus sigap menangkap peluang kerja yang terbuka luas, khususnya di sektor industri minyak dan gas bumi. Kedua, teruslah mengasah kemampuan dan meningkatkan kualitas diri agar siap menjawab kebutuhan dunia kerja migas. Ketiga, mari kita buktikan kesungguhan dengan aktif mengikuti uji dan pembuktian kompetensi lewat program sertifikasi.”
Saudara Ijan selaku keluarga Pantai Kak Ros menyambut gembira sekaligus menyapa ramah: “Silakan teman-teman sekalian, santai saja dan duduklah sepuas hati. Apabila ada hidangan maupun pelayanan yang belum sempurna, kami mohon dimaafkan. Harapan kami sederhana: semoga tali persaudaraan ini tak pernah putus.” Sepiring demi piring hidangan laut segar dan nikmat pun disajikan, terasa makin istimewa disantap diiringi angin pantai yang menyejukkan.
Di tengah canda dan tawa, terucap janji menyentuh hati: “Teluk Bakau tetap akan berkibar, walau kita kini tersebar di tempat berbeda. Kenangan dan perjuangan bersama PPTB takkan pernah pudar oleh waktu.” Menjelang penutup, irama lagu persahabatan bergantian berkumandang, bersahut-sahutan dengan deburan ombak. Pertemuan pun diakhiri penuh haru saat semua saling merangkul, bersalaman, dan saling memaafkan.
Pantai Kak Ros Upin Ipen kini makin terasa istimewa: bukan sekadar tempat rehat, melainkan ruang tumbuhnya harapan dan persaudaraan yang kokoh. Masyarakat luas pun dipersilakan berkunjung menikmati pesona alam serta keramahan warga setempat.
(Sahril JPN)




