
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Ribuan jamaah menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Madinatul Iman, Balikpapan Islamic Center (BIC), Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (2/9/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pengelola Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center tersebut dihadiri sekitar 2.800 jamaah. Tabligh akbar menghadirkan dai nasional Ustaz Dr. H. Das’ad Latief sebagai penceramah.
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut hadir, di antaranya Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo, jajaran TNI-Polri, unsur Forkopimda, pejabat Pemerintah Kota Balikpapan, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pelajar, serta para jamaah.
Dalam sambutannya, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan seremonial keagamaan. Menurut dia, momentum tersebut menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar rutinitas seremonial keagamaan semata. Ini adalah momentum berharga bagi kita semua untuk merefleksikan kembali keteladanan Rasulullah SAW,” kata Rahmad.
Ia menekankan pentingnya menerapkan sifat Rasulullah SAW, yakni shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Rahmad juga mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan perkembangan Kota Balikpapan yang saat ini mengalami transformasi seiring posisinya sebagai salah satu pintu gerbang utama dan mitra strategis Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurutnya, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang berlangsung cepat harus tetap diimbangi dengan penguatan moral dan kehidupan sosial masyarakat.
“Di tengah kemajuan fisik dan teknologi menuju status kota global, kita tidak boleh kehilangan jati diri,” ujarnya.
Ia menilai tantangan perkotaan, mulai dari pengelolaan lingkungan, pemenuhan kebutuhan dasar hingga menjaga ketertiban masyarakat, membutuhkan fondasi moral dan spiritual yang kuat.
Karena itu, konsep “Madinatul Iman” diharapkan tidak hanya menjadi identitas kawasan, tetapi juga menjadi semangat dalam membangun kehidupan masyarakat Balikpapan.
Tiga Pesan untuk Warga Balikpapan
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad menyampaikan tiga pesan kepada masyarakat.
Pertama, ia mengajak seluruh warga menjaga kerukunan dan toleransi.
Menurutnya, keberagaman masyarakat Balikpapan harus menjadi kekuatan dalam mewujudkan tagline “Harmoni Menuju Kota Global”.
Ia juga mengajak masyarakat meneladani semangat Piagam Madinah yang dicontohkan Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Kedua, Rahmad menekankan pentingnya membangun kualitas masyarakat melalui keluarga.
Ia meminta para orang tua menanamkan akhlakul karimah dan kecintaan kepada Rasulullah SAW sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang tangguh, cerdas, dan memiliki daya saing.
Ketiga, ia mengajak masyarakat memperkuat semangat gotong royong dan mendukung berbagai program pemerintah daerah.
“Kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, menyukseskan program-program prioritas daerah, dan saling bahu-membahu dalam mengatasi tantangan sosial di sekitar kita,” katanya.
Rahmad menegaskan pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan, partisipasi, serta doa dari masyarakat.
Ia berharap majelis Maulid Nabi tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat komitmen bersama membangun Balikpapan sebagai kota yang nyaman, modern, dan penuh keberkahan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Zuhur berjamaah, dilanjutkan shalawat Maulid, zikir dan doa. Acara kemudian diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Wali Kota Balikpapan, serta tabligh akbar oleh Ustaz Das’ad Latief.
Kegiatan juga dirangkai dengan pengumuman lomba pohon telur Maulid Akbar BIC dan ditutup dengan persiapan salat Ashar berjamaah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Balikpapan Islamic Center terpantau aman dan tertib. Pengamanan dan pemantauan dilakukan oleh unsur terkait guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Balikpapan Islamic Center diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, kerukunan antarwarga, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas Kota Balikpapan di tengah pesatnya perkembangan wilayah.
( Alfian )




