
Labusel Sumut – jurnalpolisi.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kotapinang menunjukkan kepedulian terhadap keluarga warga binaan melalui kegiatan bakti sosial. Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk perhatian sekaligus dukungan terhadap keluarga yang menjadi bagian penting dalam proses pembinaan warga binaan, karna memang keluarga warga binaan korban pelanggaran hukum
Yang di lakukan keluarga sendiri.
Kegiatan bakti sosial tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara jajaran Lapas Kotapinang dan keluarga warga binaan, Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan kebutuhan penerima.
Jajaran Lapas Kotapinang menilai dukungan keluarga memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembinaan. Karena itu, komunikasi dan hubungan yang baik dengan keluarga terus didorong agar dukungan terhadap warga binaan dapat semakin kuat, setelah keluar nanti di harapkan dapat bekerja dengan baik.
Kepala Lapas Kotapinang menyampaikan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari upaya membangun sistem pemasyarakatan yang humanis, berintegritas dan mengedepankan nilai kemanusiaan.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong perlu terus ditumbuhkan dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian. Kehadiran petugas pemasyarakatan di tengah keluarga warga binaan diharapkan tidak hanya memberikan bantuan secara materi, tetapi juga menghadirkan dukungan moral.
Bakti sosial tersebut sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Lapas Kotapinang dalam memperkuat hubungan dengan keluarga warga binaan. Hubungan yang terjalin dengan baik diharapkan dapat mendukung proses pembinaan hingga tahap reintegrasi sosial.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kotapinang berharap keluarga warga binaan dapat merasakan perhatian dan kepedulian dari jajaran pemasyarakatan. Semangat berbagi dan kebersamaan juga diharapkan menjadi motivasi bagi keluarga maupun warga binaan untuk terus menjalani proses pembinaan dengan baik.
Lapas Kotapinang hadir, peduli dan berbagi, sebagai bagian dari upaya membangun pemasyarakatan yang humanis serta berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial. (MS007)




