
BATAM, Jurnalpolisi.id
Dikonfirmasi langsung oleh Ketua Umum Komunitas Andalan Driver Online (KOMANDO), Feryandi Tarigan, S.H., di Batam pada Senin (7/9/2026), aksi penggalangan dana KOMANDO Peduli Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah berlangsung sejak 18 Agustus 2026 terus mencatatkan hasil yang luar biasa berkat kekompakan dan semangat gotong royong seluruh anggota serta dukungan masyarakat luas.
Dari pantauan langsung awak media Jurnalpolisi News, Sahril, sejak awal aksi dimulai hingga hari ini, satu hal yang paling menonjol dan patut diapresiasi setinggi-tingginya adalah kekompakan, semangat kebersamaan, dan pengabdian seluruh anggota KOMANDO yang sungguh luar biasa. Di tengah kesibukan mencari nafkah, mereka tetap meluangkan waktu, tenaga, dan sebagian rezeki untuk saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur — inilah bukti nyata persaudaraan yang tulus dan tanpa pamrih.

Menurut keterangan Feryandi Tarigan, S.H., hasil rekapitulasi dana hingga hari ini mencapai angka yang membanggakan. Hingga tanggal 6 September 2026, total terkumpul Rp74.195.200, ditambah 17 Dolar Singapura, 66 Ringgit Malaysia, dan 1 Rial. Dan hari ini, 7 September 2026, tambahan sumbangan sebesar Rp1.900.600 masuk ke kotak amal, menjadikan total keseluruhan saat ini mencapai Rp76.095.800, belum termasuk mata uang asing yang terkumpul.
Secara rinci, hasil penggalangan dana yang dikonfirmasi adalah sebagai berikut: di Kota Batam terkumpul Rp70.230.500, ditambah 17 Dolar Singapura, 56 Ringgit Malaysia, dan 1 Rial. Dari wilayah Tanjungpinang dan Uban terkumpul Rp3.964.700 beserta RM10 Ringgit Malaysia. Ditambah dukungan dari Baloi Pagisore sebesar Rp2.427.500 dan Srikandi KOMANDO sebesar Rp1.000.000, serta tambahan sumbangan hari ini sebesar Rp1.900.600, semuanya menyatu menjadi bukti nyata bahwa kepedulian tidak mengenal batas wilayah maupun mata uang.

Ketua Umum KOMANDO, Feryandi Tarigan, S.H., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota, relawan, dan masyarakat yang telah berpartisipasi. “Mungkin mereka bukan orang kaya. Mungkin penghasilan mereka tidak selalu besar. Namun soal kepedulian dan rasa kemanusiaan, hati mereka luar biasa besar. Inilah arti persaudaraan yang sesungguhnya,” ujarnya.
Tidak semua orang memiliki waktu untuk peduli. Tidak semua orang mau berhenti sejenak dari kesibukannya untuk membantu orang lain. Dan tidak semua orang memiliki hati yang tergerak ketika melihat saudara kita sedang kesusahan. Namun keluarga besar KOMANDO membuktikan bahwa jiwa sosial adalah sebuah panggilan hati yang nyata dan terus dibuktikan lewat tindakan nyata setiap harinya.
Setiap rupiah yang masuk adalah bukti bahwa rasa kemanusiaan masih hidup dan tumbuh kuat di tengah masyarakat. Ada yang memberi banyak, ada yang memberi sedikit — namun tidak pernah ada donasi yang kecil ketika diberikan dengan hati yang tulus. Hari ini kita membuktikan bahwa jarak jauh antara Batam, Tanjungpinang, Uban, dan NTT tidak mampu memisahkan rasa persaudaraan sesama anak bangsa. Karena ketika satu saudara mengalami kesusahan, saudara yang lain harus hadir dan bergerak bersama.
Semoga setiap tetes keringat para relawan menjadi amal kebaikan yang berlipat ganda, setiap rupiah yang diberikan dibalas dengan rezeki yang melimpah, dan bantuan ini menjadi penguat bagi saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur yang sedang membutuhkan uluran tangan. Mari kita terus bersatu dan bergerak, karena kita masih berharap hasil penggalangan dana ini dapat terus bertambah hingga menembus target Rp100 Juta demi meringankan beban saudara-saudara kita di NTT. Bersama kita bisa, bersama kita kuat.
KOMANDO DARI BATAM UNTUK INDONESIA
Tidak harus sedarah untuk bersaudara.
SIAPA KITA?
KOMANDO!
KOMANDO!
KOMANDO!
HUHA!!!
SALAM SATU ASPAL.
(Sahril JPN)




