Merangin jurnalpolisi.id
Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dari Jakarta secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting.
Kegiatan yang berpusat di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Merangin pada Senin (18/05) ini, dirangkaikan pula dengan pembahasan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non-Fisik Pengawasan Obat dan Makanan, serta Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal.
Hadir mendampingi Wakil Bupati dalam rakor tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Merangin, Zulhifni, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pendamping. Di antaranya Kepala Bappeda Zainal Abidin, Kepala BPKAD Mashuri, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Mujiburahman, Kepala Bagian Ekonomi Abdullah Alamudi, perwakilan Bulog Hamdani, serta perwakilan Dinas Kesehatan Mustamin.
Selain unsur pemerintah daerah, turut hadir perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Merangin yang diwakili oleh Kasi Datun, Reni Nopiyanti.
Berdasarkan data terkini Perubahan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu kedua (M2) Mei 2026, Kabupaten Merangin mencatatkan angka inflasi atau perubahan IPH yang relatif terkendali, yakni sebesar 0,24%. Angka ini berada di bawah rata-rata Provinsi Jambi yang menyentuh angka 0,47%.
Komoditas utama yang menjadi andalan pembentuk andil inflasi di wilayah Kabupaten Merangin di antaranya adalah cabai merah (0,8801), bawang merah (0,2179), serta daging sapi (0,1654).
Sementara itu, fluktuasi harga tertinggi pada minggu berjalan ini didominasi oleh komoditas cabai rawit dengan nilai Coefficient of Variation (CV) atau nilai fluktuasi harga sebesar 0,063.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dan memantau pergerakan harga pasar secara berkala.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan harga barang pokok, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus memastikan pengawasan mutu obat, makanan, serta produk halal di daerah berjalan optimal.
“Alhamdulillah, tingkat Inflasi di Kabupaten Merangin masih stabil. Dan kita berharap, inflasi ini tetap terjaga agar tidak ada kenaikan harga bahan pokok yang bisa memberatkan masyarakat,” ujar Sekda Zulhifni. (Rahma.D)