Balikpapan jurnalpolisi.id
Kejuaraan Nasional Pencak Silat Balikpapan Terbuka II Tahun 2026 resmi dibuka pada Jumat (24/4/2026) di Gedung BSCC Dome, Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur. Kegiatan ini mengusung tema “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade” dan diikuti oleh sekitar 1.306 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara pembukaan berlangsung sejak pukul 08.00 Wita dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh olahraga, di antaranya Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras, Wakil Ketua Umum IPSI Balikpapan Kurnia Effendy, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Wakil Ketua Panitia Mayor TNI Suhinanto, kejuaraan ini diikuti oleh 98 kontingen yang berasal dari 17 perguruan pencak silat. Total pertandingan yang digelar mencapai sekitar 900 partai dan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 April 2026.
“Pertandingan dilaksanakan dari pagi hingga malam hari, mengingat banyaknya jumlah partai yang dipertandingkan,” ujarnya.
Sementara itu, sambutan Wali Kota Balikpapan yang dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Zulkipli, menegaskan pentingnya kejuaraan ini sebagai sarana pembinaan atlet sekaligus pelestarian budaya bangsa.
Ia menyampaikan bahwa pencak silat tidak hanya sebagai olahraga bela diri, tetapi juga merupakan warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda.
“Melalui kejuaraan ini diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Selain itu, para peserta juga diimbau untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, serta semangat persaudaraan selama bertanding.
Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori usia, mulai dari pra usia dini hingga dewasa, dengan pembagian kelas berdasarkan berat badan untuk putra dan putri.
Sebanyak 17 perguruan silat turut ambil bagian dalam ajang ini, di antaranya Persaudaraan Setia Hati Terate, Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Perisai Diri, Pagar Nusa, hingga Merpati Putih.
Kegiatan pembukaan resmi ditandai dengan pemukulan gong dan berlangsung lancar hingga selesai pada pukul 10.55 Wita.
Hingga saat ini, rangkaian pertandingan masih berlangsung dengan situasi yang aman dan kondusif.
Kejuaraan Nasional Pencak Silat Balikpapan Terbuka II Tahun 2026 dinilai memiliki nilai strategis dalam pembinaan atlet sejak usia dini hingga dewasa, sekaligus menjadi ajang mempererat persaudaraan antarperguruan serta meningkatkan prestasi olahraga pencak silat.
Selain itu, ajang ini juga menjadi momentum penting bagi atlet Balikpapan dalam mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur 2026 yang akan digelar di Kabupaten Paser.
( Alfian )