
Sarolangun – jurnalpolisi.id
Kapolsek Pauh, Iptu Hans Simangunsong, S.H., mendampingi Kapolres Sarolangun sekaligus memfasilitasi proses perdamaian antara pemuda Desa Kasang Melintang dan Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Mapolsek Pauh,
Selasa,(28/7/2026) Kegiatan tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,pertemuan damai ini digelar sebagai langkah penyelesaian konflik yang sempat terjadi antara pemuda dari kedua desa melalui pendekatan musyawarah, hukum adat, serta pembinaan dari kepolisian.
Proses mediasi dipimpin oleh ketua lembaga adat dan difasilitasi langsung oleh Kapolsek Pauh dengan menghadirkan seluruh unsur pemerintah, tokoh adat, dan perwakilan masyarakat guna memastikan penyelesaian persoalan berlangsung secara damai dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Adat Air Hitam menyampaikan bahwa penyelesaian secara adat merupakan bagian dari kearifan lokal dalam menjaga persaudaraan dan keharmonisan masyarakat, Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H. serta Kapolsek Pauh Iptu Hans Simangunsong, S.H. yang telah memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pemuda sehingga konflik dapat diselesaikan tanpa menimbulkan permasalahan yang lebih luas.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Sarolangun dan Bapak Kapolsek Pauh yang telah memberikan arahan, pembinaan, serta memfasilitasi perdamaian ini,semoga kejadian serupa tidak terulang kembali,” ungkap Ketua Lembaga Adat.
Senada dengan itu, Kepala Desa Lubuk Kepayang menyampaikan apresiasi atas peran aktif Polsek Pauh Iptu Hans Simangungsong,S.H dalam menjembatani penyelesaian konflik,Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pemuda agar senantiasa mengedepankan persaudaraan dan menjaga keamanan lingkungan.
“Kami berharap kejadian ini menjadi yang pertama dan terakhir,saya menegaskan apabila di kemudian hari terjadi kembali konflik serupa, maka penyelesaiannya tidak lagi dilakukan melalui jalur adat, melainkan akan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum sebagai bentuk efek jera,” tegasnya.
Sementara,Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa perdamaian yang telah disepakati harus dijadikan komitmen bersama untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selanjutnya Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pemuda, agar tidak mudah terprovokasi isu baik langsung maupun dimedsos dan saya berharap para pemuda selalu mengedepankan penyelesaian setiap persoalan melalui dialog, musyawarah, serta menaati hukum yang berlaku demi terciptanya persatuan dan kondusivitas wilayah.
Kegiatan perdamaian tersebut dihadiri oleh Kapolres Sarolangun AKBP Wendi Oktariansyah, S.I.K., M.H., Kabag Ops Polres Sarolangun Kompol Angga Luvianto, S.H., Kapolsek Pauh Iptu Hans Simangunsong, S.H., Camat Pauh, Camat Air Hitam, Kepala Desa Kasang Melintang, Kepala Desa Lubuk Kepayang, Kasi Propam Polres Sarolangun F. Aritong, M.AP., Lurah Pauh,Kapolsek Sarolangun Kota Iptu Rozalia Saputra,perwakilan pemuda dari kedua desa, Ketua Lembaga Adat Desa Lubuk Kepayang, Ketua Lembaga Adat Air Hitam, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Sarolangun bersama Polsek Pauh menunjukkan komitmennya dalam mengedepankan penyelesaian konflik secara humanis, persuasif, dan kolaboratif. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat persatuan serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Sarolangun,harapnya.”(Dedi).




