
Batanghari Jurnalpolisi.id
Rabu, 4 November 2026 — Langkah luar biasa datang dari komunitas Suku Anak Dalam (SAD) di Kabupaten Batang Hari. Sebanyak 20 pucuk senjata api rakitan yang dikenal sebagai “kecepek” diserahkan secara sukarela kepada Polres Batang Hari. Aksi ini menjadi bukti nyata dukungan masyarakat adat dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Penyerahan berlangsung di Lapangan Tantya Sudhirajati, Mapolres Batang Hari, sekitar pukul 14.45 WIB. Senjata diterima langsung oleh Kapolres Batang Hari, AKBP Doni Aryanto, didampingi Wakapolres Kompol Dedi Kurniawan Susilo, jajaran pejabat utama, serta Kapolsek Batin XXIV dan Kapolsek Maro Sebo Ulu.
Tiga perwakilan yang menyerahkan senjata yakni Temenggung Jelitai, Temenggung Ngelembo, dan Pangkal Waris SAD Batin XXIV Hudori. Dari 20 pucuk senjata rakitan yang diserahkan:
– 14 pucuk dari wilayah hukum Polsek Batin XXIV — terdiri dari 13 laras panjang dan satu laras pendek– 6 pucuk dari wilayah hukum Polsek Maro Sebo Ulu — semuanya berjenis laras panjangApresiasi Kapolres: Langkah yang Patut Diteladani
Kapolres Batang Hari, AKBP Doni Aryanto, memberikan apresiasi tinggi atas kesadaran para tokoh SAD. Menurutnya, penyerahan sukarela ini adalah wujud kepedulian nyata menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan damai.
“Ini langkah yang sangat positif dan patut diapresiasi. Semoga menjadi inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya,” ujar Doni.
Ia juga mengimbau warga SAD lainnya yang masih menyimpan senjata rakitan agar menyusul langkah tersebut. Polres Batang Hari menegaskan akan terus mengedepankan pendekatan humanis serta memperkuat silaturahmi dengan komunitas SAD.
Komitmen Bersama Jaga KeamananSementara itu, Temenggung Jelitai menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian yang selama ini membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat SAD. Penyerahan kecepek ini, katanya, adalah bentuk kesadaran untuk mendukung keamanan lingkungan.
“Kami juga akan mengajak warga lainnya agar tidak lagi menyimpan atau menggunakan senjata api rakitan. Kita semua ingin hidup aman dan tenang,” ungkap Temenggung Jelitai.
Sebagai tanda kepedulian dan kebersamaan, Polres Batang Hari juga menyerahkan bantuan sembako kepada perwakilan komunitas SAD di akhir kegiatan. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi fondasi terkuat menjaga kedamaian di Batang Hari. (Sabili)




