
BALIKPAPAN – jurnalpolisi.id
Semangat pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif mewarnai pelaksanaan Kalimantan Culture Carnival yang digelar di Gedung Ekonomi Kreatif (Ekraf), kawasan Klandasan Ulu, Kota Balikpapan, Minggu (8/11/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WITA tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang kolaborasi bagi masyarakat, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), komunitas budaya, serta berbagai unsur pemerintahan dalam memperkenalkan dan melestarikan kekayaan seni dan budaya Kalimantan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., diwakili Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang Kompol Yusuf, S.H., M.H. Kehadiran perwakilan Polri tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian budaya daerah sekaligus pengembangan potensi ekonomi kreatif di Kota Balikpapan.
Kalimantan Culture Carnival juga dihadiri Wakil Wali Kota Balikpapan, Danlanal Balikpapan, perwakilan Dandim 0905/Balikpapan, perwakilan Danlanud Dhomber, unsur Forkopimda Kota Balikpapan, serta sekitar 35 tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan penyambutan para tamu undangan. Acara kemudian dilanjutkan dengan parade serta pertunjukan busana dan atribut bernuansa budaya Kalimantan, yang menampilkan beragam kekayaan seni dan tradisi daerah.
Selain pertunjukan budaya, kegiatan tersebut juga diisi dengan sambutan Wakil Wali Kota Balikpapan, sesi dokumentasi, serta ramah tamah bersama para tamu undangan.
Kehadiran jajaran Polresta Balikpapan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyelenggara, komunitas budaya, dan masyarakat.

Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mendorong pelestarian warisan budaya Kalimantan agar tetap hidup dan berkembang, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk serta meningkatkan potensi ekonomi masyarakat.
Melalui Kalimantan Culture Carnival, diharapkan generasi muda semakin mengenal, mencintai, dan turut menjaga kebudayaan daerah sebagai bagian dari identitas bangsa. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap budaya lokal, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kota Balikpapan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
(Alfian)




