BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Dalam rangka menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2026, personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur melaksanakan patroli dan pengamanan di sejumlah wihara yang berada di Kota Balikpapan, Senin (1/6/2026).
Kegiatan pengamanan yang dipimpin Bripda Rafi tersebut menyasar tiga rumah ibadah umat Buddha, yakni Dhamma Vihara, Mahavihara Buddhamanggala, dan Wihara Buddha Maitreya. Selain melakukan patroli di sekitar lokasi, personel juga melaksanakan pemantauan situasi keamanan serta berkoordinasi dengan pengurus dan panitia pelaksana ibadah guna memastikan seluruh rangkaian perayaan berjalan aman dan lancar.
Langkah preventif yang dilakukan personel Gegana bertujuan mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi umat Buddha yang sedang menjalankan ibadah Waisak. Kehadiran aparat kepolisian di lokasi mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus wihara karena memberikan jaminan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan tertib, khidmat, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.
Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan Hari Raya Waisak merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga toleransi, kerukunan umat beragama, serta menjamin kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.
“Negara harus hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh warga negara dalam menjalankan ibadahnya. Melalui pengamanan perayaan Waisak ini, kami ingin memastikan umat Buddha dapat beribadah dengan tenang, nyaman, dan penuh kekhusyukan tanpa adanya gangguan keamanan,” ujar Kombes Pol. Andy Rifai.
Sementara itu, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menjelaskan bahwa seluruh personel yang bertugas telah diinstruksikan untuk tetap siaga serta mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan pengamanan.
Menurutnya, fokus pengamanan diarahkan pada pengawasan area-area strategis dan titik yang berpotensi menimbulkan kerawanan guna mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan sejak dini.
“Sinergi antara personel pengamanan, pengurus wihara, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Hingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, kondisi kamtibmas di ketiga lokasi terpantau aman, tertib, dan terkendali,” kata AKP Nugroho.
Melalui pengamanan Hari Raya Waisak ini, Satbrimob Polda Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa. Kehadiran Polri diharapkan semakin memperkuat semangat toleransi, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama di Kalimantan Timur.
Naskah ini telah menggunakan
( Alfian )