
KALIMANTAN TIMUR jurnalpolisi.id
Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Timur terus menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi nyata menjaga kebersihan kawasan pesisir. Salah satunya dilakukan dengan menggelar kegiatan bersih-bersih di kawasan Pantai Kilam.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Ditpolairud Polda Kaltim yang secara langsung membersihkan sampah yang berserakan di sepanjang kawasan pantai. Sampah yang ditemukan dikumpulkan dan dibersihkan dari area pesisir agar lingkungan pantai terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman.
Aksi bersih pantai ini tidak hanya menjadi kegiatan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga merupakan wujud kepedulian Polri terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir. Kawasan pantai memiliki peran penting bagi masyarakat sehingga kebersihannya perlu dijaga secara bersama-sama dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, personel Ditpolairud Polda Kaltim turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dengan membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya serta tidak meninggalkan sampah di kawasan pantai.
“Menjaga kebersihan pantai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan lingkungan yang bersih, kawasan pesisir akan tetap indah dan nyaman bagi generasi mendatang,” ungkapnya.
Ditpolairud Polda Kaltim menilai upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kesadaran dan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar kebersihan kawasan pesisir dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Karena itu, kegiatan bersih-bersih Pantai Kilam juga menjadi sarana untuk membangun kepedulian bersama. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan contoh sekaligus mendorong warga untuk turut mengambil peran dalam menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal maupun kawasan wisata.
Selain menciptakan kawasan pantai yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak sampah terhadap lingkungan pesisir. Sampah yang tidak dikelola dengan baik berpotensi mengotori kawasan pantai dan mengganggu kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Ditpolairud Polda Kaltim untuk terus berkontribusi dalam menjaga keamanan dan kelestarian wilayah pesisir. Tugas kepolisian di kawasan perairan tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat pesisir.
Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan kawasan pesisir yang bersih dan asri. Dengan keterlibatan masyarakat secara aktif, upaya menjaga kebersihan pantai dapat menjadi kebiasaan yang dilakukan secara konsisten, bukan hanya ketika ada kegiatan tertentu.
Ditpolairud Polda Kaltim berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi pemantik tumbuhnya budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
Melalui semangat gotong royong, Pantai Kilam diharapkan tetap menjadi kawasan pesisir yang bersih, indah, sehat, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus terjaga kelestariannya untuk generasi yang akan datang.
( Alfian )



