
BANJARBARU, KALSEL jurnalpolisi.id
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Kalimantan Selatan menggelar konsolidasi dan rapat teknis bersama 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kalimantan Selatan di Gedung SJA, Jalan Trikora, Banjarbaru, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi sekaligus mempersiapkan seluruh jajaran Partai Hanura di Kalimantan Selatan menghadapi tahapan verifikasi partai politik dan Pemilu 2029.
Konsolidasi turut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella yang juga memimpin Tim Task Force DPP Partai Hanura. Kehadiran jajaran DPP tersebut dimanfaatkan untuk memberikan arahan dan evaluasi teknis kepada pengurus DPD dan DPC agar konsolidasi organisasi berjalan lebih optimal.
Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kalimantan Selatan, Habib H. Sayed Jafar Alaydrus, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran jajaran DPP Partai Hanura di Kalimantan Selatan.
Menurutnya, konsolidasi tersebut bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi merupakan momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh kader dalam menghadapi tahapan politik menuju Pemilu 2029.
“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran DPD Partai Hanura Provinsi Kalimantan Selatan, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ketua Tim Task Force DPP beserta seluruh rombongan DPP yang telah hadir langsung di Kalimantan Selatan,” ujar Sayed Jafar.
Ia menegaskan, persiapan menghadapi Pemilu 2029 harus dilakukan sejak jauh hari dan tidak boleh menunggu hingga mendekati pelaksanaan pemilu.
Menurut Sayed Jafar, seluruh DPC perlu memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas, target, serta langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memperkuat organisasi di tingkat kabupaten dan kota hingga kecamatan.
“Kita ingin seluruh DPC mendapatkan pemahaman yang sama, memahami apa yang harus dipersiapkan, apa yang harus diperbaiki, dan apa yang menjadi target organisasi ke depan,” katanya.
Ia juga berharap Tim Task Force DPP dapat memberikan arahan teknis secara jelas kepada seluruh pengurus di daerah sehingga konsolidasi organisasi dapat berjalan secara terukur dan berkesinambungan.
DPP Dorong Penguatan PAC di Seluruh Kecamatan
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella menegaskan bahwa Kalimantan Selatan memiliki posisi strategis dalam upaya kebangkitan Partai Hanura menghadapi Pemilu 2029.
Patrice mengatakan, kedatangan Tim Task Force DPP ke Kalimantan Selatan bukan sekadar untuk menghadiri kegiatan organisasi, tetapi untuk memastikan proses konsolidasi partai di daerah berjalan secara nyata.
“Kami datang ke Kalsel bukan hanya untuk menghadiri kegiatan, tetapi untuk memastikan proses konsolidasi partai di Kalsel berjalan dengan baik, dilakukan setiap hari, dan terus berkembang,” tegas Patrice.
Ia menilai penguatan Partai Hanura di Kalimantan Selatan membutuhkan kerja keras dan tidak dapat dilakukan dengan pola-pola biasa.
Menurut Patrice, seluruh jajaran DPC harus bergerak aktif membangun struktur organisasi hingga tingkat kecamatan atau Pimpinan Anak Cabang (PAC).
Ia mendorong setiap DPC segera melakukan pembentukan dan penguatan PAC di wilayah masing-masing, termasuk melengkapi kepengurusan dan administrasi organisasi.
“Kalau bisa 15, 15 dibuat. Kalau sulit 15, buat 11. Kalau hanya mampu tujuh, buat tujuh. Yang paling penting kepengurusannya diajukan kepada Ketua DPD, diterbitkan SK-nya, kemudian dipasang sebagai tanda bahwa Partai Hanura sudah hadir di kecamatan tersebut,” jelasnya.
Patrice menilai keberadaan struktur partai hingga tingkat kecamatan sangat penting untuk menunjukkan bahwa Partai Hanura benar-benar hadir dan bekerja di tengah masyarakat.
Ia juga meminta seluruh pengurus DPC tidak pasif dalam menjalankan tugas organisasi.
Menurutnya, keberhasilan Partai Hanura dalam menghadapi Pemilu 2029 sangat bergantung pada soliditas dan kerja nyata seluruh kader.
Lima Pesan Ketua Umum DPP Hanura
Dalam kesempatan tersebut, Patrice Rio Capella juga menyampaikan sejumlah pesan Ketua Umum DPP Partai Hanura kepada jajaran kader di Kalimantan Selatan.
Pesan tersebut antara lain agar seluruh kader tetap solid, konsisten dan fokus mempersiapkan verifikasi partai serta menghadapi Pemilu 2029.
DPP juga menekankan pentingnya percepatan konsolidasi struktur organisasi di seluruh daerah. Pengurus yang telah diberikan tanggung jawab diminta menjalankan tugasnya secara maksimal dan tidak menjadi hambatan bagi proses konsolidasi partai.
“Tidak boleh ada yang menghalangi partai ini untuk melakukan konsolidasi, termasuk konsolidasi politik untuk pemenangan Partai Hanura,” tegas Patrice.
Ia menambahkan, seluruh kekuatan organisasi harus mulai dipersiapkan secara serius untuk menghadapi tahapan politik mendatang.
Menurut Patrice, perjuangan menuju Pemilu 2029 membutuhkan pengorbanan, kerja keras dan keikhlasan seluruh kader.
“Kemenangan adalah milik kita bersama. Perjuangan tanpa pengorbanan dan keikhlasan akan menjadi sia-sia,” ujarnya.
Patrice kemudian mengajak seluruh kader yang hadir untuk menyatakan kesiapan berjuang dan bekerja keras membesarkan Partai Hanura menghadapi Pemilu 2029.
Konsolidasi tersebut ditutup dengan seruan semangat dari jajaran pengurus dan kader Partai Hanura sebagai bentuk komitmen bersama untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kesiapan partai menghadapi agenda politik nasional 2029.
( Alfian)




