Banda Aceh, jurnalpolisi.id
Lapas kelas II A Banda Aceh, Usai melaksanakan Serah Terima Jabatan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Banda Aceh, Akhmad Heru selaku Kalapas yang baru, langsung menggelar Rapat Internal secara Perdana, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan rapat tersebut, dilaksanakan pada Aula Lapas, di ikuti oleh seluruh Jajaran, dan dalam rapat Kepala Lapas, Akhmad Heru, memperkenalkan diri sekaligus kepada seluruh Jajaran serta memberikan kesempatan kepada Jajaran untuk menyampaikan kendala selama menjalani tugas dan fungsi kinerjanya.
Rapat tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat komitmen serta menegaskan kembali tugas dan fungsi setiap petugas sesuai bidang masing-masing, guna memastikan pelaksanaan tugas pemasyarakatan berjalan optimal.
Dalam arahan nya, Kepala Lapas, Akhmad Heru, menekankan pentingnya komitmen untuk disiplin, tanggung jawab, serta sinergi antar petugas. Ia juga mengingatkan agar setiap kendala yang muncul segera dikomunikasikan sehingga dapat dicarikan solusi bersama.
“Saya mengajak seluruh Jajaran, baik Pejabat Struktural, para Staf dan Petugas Satuan Pengamanan agar memahami dan melaksanakan tugas serta fungsi masing-masing secara profesional. Jaga integritas, tingkatkan kedisiplinan, dan bangun kerja sama yang solid demi kemajuan organisasi yang kita banggakan ini,” tegas Kalapas.
Selain itu, Kepala Lapas juga meminta kepada Jajaran apa yang menjadi Program Prioritas Kementerian untuk dapat di implementasikan dan dan di dukung penuh.
“Program Aksi merupakan program Kementerian, untuk itu saya harapkan agar kita dapat mendukung dan mengimplementasikan kebijakan dengan cara bangun kerja sama secara kolektif sehingga kita mampu untuk mewujudkan program prioritas kementerian tersebut.”ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Lapas menjelaskan bahwa bekerja harus sesuai dengan prosedur.
“Bekerjalah sesuai dengan prosedur, bila ini dapat di terapkan, apabila terjadi persoalan maka aturan menjadi pegangan serta sebagai sarana dalam menyelamatkan diri kita”ujar Kalapas.
Dalam rapat tersebut turut dibahas berbagai hal terkait pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, termasuk penguatan kedisiplinan, optimalisasi pelayanan, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
Rapat berlangsung interaktif, di mana petugas turut memberikan masukan, saran, serta pertanyaan terkait pelaksanaan tugas pada setiap seksi. Diskusi tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama.
Melalui rapat dinas perdana ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh dapat menyatukan persepsi, semakin solid, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik sesuai prinsip pemasyarakatan.
Zainal