Penajam Paser Utara – jurnalpolisi.id
Dalam rangka menjaga situasi keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat di wilayah perairan, personel KP. XII-2018 Ditpolairud Polda Kalimantan Timur melaksanakan kegiatan pengamanan di Pelabuhan Umum Penyeberangan Speed Boat Penajam Paser Utara (PPU), Kamis (28/05/2026).
Kegiatan pengamanan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA tersebut dipimpin oleh personel KP. XII-2018 yang terdiri dari Aipda Yudianto, Bripka Suhanda, Bripka Eko, Briptu Nizar, dan Bripda Timi. Kehadiran personel di kawasan pelabuhan bertujuan untuk memastikan aktivitas masyarakat dan arus penyeberangan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan di area dermaga, mengawasi proses naik turun penumpang, serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut. Penumpang diingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, menjaga barang bawaan, dan mematuhi aturan yang berlaku di atas kapal.
Selain memberikan imbauan kepada penumpang, petugas juga mengingatkan para nakhoda dan operator kapal agar tidak memuat penumpang melebihi kapasitas yang telah ditentukan.
Personel turut menekankan pentingnya kelengkapan sarana keselamatan pelayaran, seperti life jacket, ring buoy, dan alat komunikasi darurat yang wajib tersedia di setiap armada.
Petugas juga mengimbau para operator kapal untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar guna mengantisipasi potensi gangguan keselamatan di perairan. Langkah preventif tersebut dinilai penting mengingat aktivitas penyeberangan laut sangat dipengaruhi kondisi alam dan cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya preventif Ditpolairud Polda Kaltim dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi laut, khususnya di wilayah Penajam Paser Utara yang memiliki mobilitas penyeberangan cukup tinggi.
Melalui kegiatan rutin tersebut, Ditpolairud Polda Kaltim berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya keselamatan pelayaran semakin meningkat, sehingga potensi terjadinya kecelakaan maupun gangguan keamanan di wilayah perairan dapat diminimalisir.
(Alfian)