Balikpapan jurnalpolisi.id
Dinas Kesehatan Kota Balikpapan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran hidup sehat dan pencegahan penyakit menular melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penegasan tersebut disampaikan saat apel pagi yang berlangsung di halaman parkir Kantor Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Senin (25/5/2026).
Apel pagi dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Dra. Alwiati, Apt., yang dalam arahannya menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah antisipasi terhadap penyebaran penyakit hantavirus dan leptospirosis.
Dalam sambutannya, Alwiati mengingatkan seluruh pegawai agar meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja maupun lingkungan tempat tinggal. Menurutnya, pola hidup bersih dan sehat merupakan salah satu upaya utama dalam mencegah munculnya berbagai penyakit yang ditularkan melalui lingkungan yang tidak higienis.
“Penerapan PHBS harus menjadi perhatian bersama sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit hantavirus dan leptospirosis yang dapat berkembang akibat kondisi lingkungan yang kurang bersih,” ujar Alwiati.
Ia menjelaskan, hantavirus dan leptospirosis merupakan penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat ditularkan melalui paparan lingkungan yang tercemar, terutama yang berkaitan dengan keberadaan hewan pengerat. Oleh karena itu, upaya menjaga sanitasi, kebersihan saluran air, serta pengelolaan sampah secara baik dinilai sangat penting untuk meminimalisasi risiko penyebaran penyakit.
Selain memberikan arahan internal, Alwiati juga meminta seluruh jajaran Dinas Kesehatan untuk aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat harus terus diperkuat melalui berbagai kegiatan promotif dan preventif agar kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan semakin meningkat.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga menekankan pentingnya optimalisasi pelaksanaan program kerja Triwulan II Tahun 2026. Seluruh bidang diminta memastikan program berjalan sesuai target dan perencanaan yang telah ditetapkan.
“Seluruh kegiatan Triwulan II harus dilaksanakan secara optimal, termasuk pelaksanaan CKG yang perlu terus diperkuat melalui koordinasi dan kolaborasi seluruh bidang,” tegasnya.
Apel pagi tersebut turut menjadi momentum penguatan disiplin, semangat kerja, serta komitmen pelayanan publik di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan. Seluruh pegawai diajak untuk terus menjaga kesehatan, meningkatkan profesionalisme, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui penguatan PHBS dan peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit menular, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan berharap tercipta lingkungan yang sehat, aman, dan produktif bagi seluruh masyarakat Kota Balikpapan.
( Alfian )