Pancur Jaya, jurnalpolisi.id
18 Juni 2026 – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan, Pemerintah Desa Pancur Jaya, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, menggelar kegiatan gotong royong (goro) bersama perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan desa di sejumlah titik persimpangan jalan yang selama ini dikenal rawan kecelakaan lalu lintas, Kamis (18/6/2026) pagi.
Kegiatan diawali dengan rutinitas senam pagi bersama yang dilaksanakan setiap hari Kamis di halaman Kantor Desa Pancur Jaya. Usai kegiatan olahraga tersebut, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Pancur Jaya, dr. Nelya Sasmita, mengajak seluruh perangkat dan lembaga desa untuk turun langsung melaksanakan bhakti sosial berupa pembersihan area persimpangan jalan yang kerap menjadi lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Adapun lokasi gotong royong dibagi menjadi dua titik, yakni Simpang Tiga PAUD Kasih Bunda 2 yang berada di Jalan Abdul Rahman I dan Simpang Tiga Rintis di Jalan Hasyim AR. Kedua lokasi tersebut dinilai memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi, terutama bagi pengendara yang belum familiar dengan kondisi jalan di wilayah tersebut.
Pj. Kepala Desa Pancur Jaya, dr. Nelya Sasmita, menjelaskan bahwa tikungan pada kedua simpang tiga tersebut sering menjadi penyebab kecelakaan, khususnya bagi warga luar desa yang melintas. Meski telah tersedia rambu-rambu lalu lintas, masih banyak pengendara yang mengalami kesulitan saat melintasi tikungan karena kondisi jalan yang kurang mendukung.
“Selain kondisi tikungan yang cukup tajam, adanya tumpukan pasir di badan jalan juga sering menyebabkan pengendara kehilangan kendali saat melakukan manuver di persimpangan. Akibatnya, tidak sedikit pengendara yang terjatuh dan mengalami kecelakaan,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, dr. Nelya Sasmita bersama perangkat dan lembaga desa tidak hanya membersihkan badan jalan dari pasir dan material yang dapat membahayakan pengguna jalan, tetapi juga melakukan pemangkasan serta pembersihan semak dan pohon yang menghalangi pandangan pengendara saat memasuki area persimpangan.
Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama agar lingkungan jalan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat. Kebersihan serta keterbukaan pandangan di area persimpangan menjadi faktor penting dalam meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan gotong royong ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena dinilai sebagai langkah nyata pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib bagi pengguna jalan. Melalui kegiatan ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Desa Pancur Jaya dapat ditekan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keselamatan berkendara.
Himbauan Keselamatan
Pemerintah Desa Pancur Jaya mengimbau seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman, serta mengurangi kecepatan saat mendekati tikungan maupun persimpangan jalan.
“Kami berharap seluruh pengguna jalan dapat lebih waspada dan mengutamakan keselamatan. Kurangi kecepatan saat melintasi persimpangan, perhatikan kondisi jalan, dan selalu utamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” imbau dr. Nelya Sasmita.
Dengan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas serta lingkungan yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan di Desa Pancur Jaya.
Penulis: Asmadi