
Pangkalan Nyirih, jurnalpolisi.id
31 Agustus 2026 — Pemerintah Desa Pangkalan Nyirih menggelar musyawarah desa bersama masyarakat dengan membahas tiga agenda strategis, yakni pelepasan purna tugas Kepala Dusun IV, pelaksanaan Rembug Stunting, serta rencana pemenuhan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat melalui sejumlah program dan usulan.
Musyawarah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Desa Pangkalan Nyirih dalam menampung aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi terhadap berbagai kebutuhan dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Kepala Desa Pangkalan Nyirih, Mursalin, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketiga agenda yang dibahas memiliki arti penting bagi masyarakat dan pemerintahan desa.
“Hari ini kita memiliki tiga agenda khusus yang sangat penting. Salah satunya adalah pelepasan purna tugas Kepala Dusun IV, Bapak Raguswoto, yang telah memberikan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Selanjutnya, tugas tersebut akan dilanjutkan oleh Saudara Ponijan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dusun IV,” ujar Mursalin.
Ia menyampaikan apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan Raguswoto selama menjalankan tugas sebagai Kepala Dusun IV. Ia juga berharap pejabat yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga pengabdian yang telah diberikan menjadi amal kebaikan, dan kepada pejabat yang baru semoga dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” lanjutnya.
Selain agenda purna tugas Kepala Dusun IV, musyawarah juga membahas Rembug Stunting sebagai bagian dari perhatian pemerintah desa terhadap upaya pencegahan dan penanganan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Agenda berikutnya yang menjadi perhatian adalah rencana pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat. Pemerintah Desa Pangkalan Nyirih menyampaikan sejumlah usulan, di antaranya terkait Pertashop/Pertasol, Program Kampung Nelayan, serta penugasan pengecer XStar untuk BBM jenis Solar dan Pertalite.
Menurut Kepala Desa, pemenuhan kebutuhan BBM menjadi salah satu hal penting mengingat BBM sangat dibutuhkan masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari maupun kegiatan ekonomi produktif.
“Untuk BBM, kita akan membahas usulan Pertashop/Pertasol, Kampung Nelayan, serta penugasan pengecer XStar untuk BBM jenis Solar dan Pertalite, termasuk program lain yang mendukung kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Tiga Usulan Strategis Pemerintah Desa
Dalam musyawarah tersebut, Pemerintah Desa Pangkalan Nyirih turut menyampaikan beberapa usulan yang dinilai dapat mendukung pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas perekonomian desa.
Pertama, usulan Pertashop/Pertasol, yang diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh BBM secara resmi, mudah dijangkau, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kedua, usulan Program Kampung Nelayan. Program tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk dukungan terhadap masyarakat yang menggantungkan mata pencaharian pada sektor perikanan. Dukungan tersebut mencakup peningkatan sarana dan prasarana, pemberdayaan nelayan, serta pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
Ketiga, usulan penugasan pengecer BBM XStar, khususnya untuk jenis Solar dan Pertalite. Usulan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan BBM masyarakat dengan lebih mudah dan terjangkau, terutama bagi nelayan, pelaku usaha, petani, serta masyarakat yang menggunakan BBM untuk kegiatan produktif.
Pemerintah Desa Pangkalan Nyirih berharap berbagai usulan tersebut dapat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Kabupaten, serta instansi dan pihak terkait.
Namun demikian, seluruh program dan usulan tersebut tetap akan dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami berharap melalui musyawarah ini dapat diperoleh usulan dan kesepakatan yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Pangkalan Nyirih,” ujar Mursalin.
Kegiatan musyawarah kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Usai sesi foto, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi dan kekompakan seluruh peserta.
Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Desa Pangkalan Nyirih dan masyarakat dalam mewujudkan berbagai program pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.




