
Wonosobo – jurnalpolisi.id
Kecamatan Kaliwiro, melaksanakan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 81, dilapangan Wira Krida Taruna, momentum Dirgahayu RI yang tidak bisa ditinggalkan oleh semua pihak khususnya bangsa Indonesia, Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Hari lahirnya bangsa Indonesia tercinta, momen yang sangat berharga bagi masyarakat Indonesia dari Sabang sampai merouke, dari sejarah kemerdekaan sangat panjang, bangsa kita yang dirong rong oleh para penjajah yang dengan sengaja memperbudak rakyat Indonesia.
Dengan semangat yang tinggi, para pejuang atau pahlawan bersatu untuk mengusir para penjajah dari muka bumi Nusantara, dari kolonial Belanda, jepang yang menduduki bumi Nusantara, dengan semangat perjuangan dari rakyat Indonesia, yang memakan korban nyawa jutaan baik harta maupun benda, dirampas secara paksa, dengan bangkitnya semangat kemerdekaan, tempatnya 17 Agustus 1945, Bangsa Indonesia mengumandangkan hari kemerdekaan. dalam pelaksanaan Upacara diikuti dari : Anggota Koramil 11 Kaliwiro, Polsek, Kecamatan, PK3,PPDI,BPD, Korpri, Banser,Limnas,,SAR, SMA/SMK,SMP,SD,MTS dan Tokoh Agama dan Masyarakat, dan dimeriahkan kesenian Kuda kepang, sebagai komendan Upacara yang dipimpin Pelda Dalyadi, Sebagai Pasukan Paskibraka dari SMN 1 Kaliwiro dan SMA Andalusia.
Kecamatan Kaliwiro melaksanakan HUT RI yang ke 81, dilapangan Wira Krida Taruna Kalicebok, yang dipimpin Camat Kaliwiro, Sigit Irawan SP, sebagai pimpinan upacara, dalam pidatonyaenyampaikan, bahwa Bangsa Indonesi usia yang ke 81 tahun dari lahirnya kemerdekaan, dalam pelaksanaan upacara, kita mengenang para pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia,yang telah memakan korban jiwa,raga, harta dan benda dari korban penjajahan, kita sekarang tinggal mengisi Kemerdekaan dalam hal yang positif, lestarikan budaya ketimuran, tingkatkan produksi pertanian, UMKM, gotong Royong, kesenian daerah, sekolah dll, itu bagian mengisi dan menjaga kemerdekaan yang hakiki.
Mari kita sebagai Masyarakat yang baik dan taat Hukum dan aturan hal ini bagian dari mengisi kemerdekaan, patuh bayar pajak, sikap Gotong Royong, bagian dari bangsa Indonesia, sekali merdeka tetap merdeka, tidak boleh terpancing profokasi maupun adudomba, yang akan merugikan semua, lestarikan lingkungan yang sejuk dan damai, suasana yang harmonis yang berketuhanan yang maha Esa. ” Katanya”
74& KJN




