TULUNGAGUNG – jurnalpolisi.id
SDN 2 Pucung, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Olimpiade Anak Nasional cabang olahraga senam artistik. Kepala SDN 2 Pucung, Sri Sulastri Ningsih, S.Pd., melalui Guru PJOK Yayuk Rahayu, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan peserta didiknya yang mampu bersaing hingga tingkat kabupaten.
“Alhamdulillah, SD kita mendapatkan Juara 1 untuk senam artistik tingkat kecamatan sehingga berhak mewakili ke tingkat kabupaten. Alhamdulillah, tahun ini berhasil meraih Juara 3 tingkat kabupaten. Untuk nomor senam artistik putra, prestasi tersebut diraih oleh Muhammad Jazuli Hamdani dari kelas 4,” ujar Yayuk Rahayu.
Menurutnya, pembinaan peserta didik yang memiliki potensi di cabang senam artistik diarahkan untuk bergabung dengan Persatuan Senam Indonesia (PERSANI). Hal ini dikarenakan latihan senam artistik membutuhkan peralatan standar yang memadai demi menunjang keselamatan dan perkembangan kemampuan atlet.
“Untuk pembinaan ekstrakurikuler nomor senam artistik, kami arahkan ke PERSANI karena harus menggunakan alat-alat yang standar dan memperhatikan keselamatan anak. Di SDN 2 Pucung saat ini fasilitas yang tersedia baru berupa matras, sedangkan peralatan khusus senam artistik belum tersedia,” jelasnya.
Olimpiade Anak Nasional merupakan ajang tahunan yang diikuti siswa kelas 3 hingga kelas 5 sekolah dasar. Kompetisi dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi hingga nasional sebagai wadah pengembangan bakat dan prestasi peserta didik.

Selain senam artistik, SDN 2 Pucung juga aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan ekstrakurikuler untuk mengembangkan minat dan bakat siswa. Bidang keagamaan meliputi MTQ dan Hadroh, bidang seni meliputi tari dan reog kendang, sedangkan bidang olahraga meliputi senam artistik, bola voli, dan sepak bola.
Prestasi terbaru tersebut diraih pada pelaksanaan lomba tingkat kabupaten yang berlangsung pada 30 Mei 2026 di Gedung Gymnastic Alfaiznaini, Panggungrejo. Yayuk Rahayu yang juga berperan sebagai pelatih di PERSANI turut mendampingi dan mengawal peserta didiknya selama mengikuti kompetisi.
“Karena saya juga menjadi pelatih di PERSANI, jadi sekalian mengawal anak didik kami selama mengikuti perlombaan,” tuturnya.
Prestasi yang diraih Muhammad Jazuli Hamdani diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi SDN 2 Pucung lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, serta mengharumkan nama sekolah di berbagai ajang kompetisi.