Muratara–Jurnalpolisi.id
Dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan menjaga ketertiban Umum,maka Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Musi Rawas Utara,Provinsi Sumatera Selatan rutin melaksanakan kegiatan patroli dan pengawasan diwilayah hukumnya.
Jumat,(06/2/026) Salah satu kegiatan yang baru-baru ini dilakukan oleh Sat Pol.PP adalah melakukan razia para pelajar yang bolos sekolah saat jam pelajaran berlangsung.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol.PP) Sumedi,S.H,M.Si didampingi Kepala Bidang(Kabid) Penegakan Perda Rizal Trisno,S.Si,saat diwawancarai awak media Jurnal Polisi News diruang kerjanya menyampaikan Kegiatan ini digelar sebagai bentuk penegakan Perda Kabupaten Muratara Nomor 14 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum, khususnya terkait tertib pendidikan.
Kegiatan tersebut digelar Petugas Sat Pol.PP Kabupaten Musi Rawas Utara di Sekolah Menengah Atas Negeri Karang Dapo,dimana saat melakukan razia petugas mendapati sejumlah pelajar yang tercatat sebagai siswa SMAN Karang Dapo sedang berkeliaran di luar sekolah saat proses belajar mengajar berlangsung ( Belum waktunya Istirahat).
Dalam hal tersebut setidaknya puluhan siswa terjaring razia,kemudian para pelajar tersebut diberikan,arahan dan pembinaan awal di tempat yang sama, artinya tidak sampai digiring ke kantor Sat Pol.PP Muratara,setelah diberikan arahan,atau pembinaan lalu puluhan siswa tersebut diarahkan oleh petugas kembali ke sekolah,untuk mengikuti proses belajar seperti biasanya.
Selanjutnya oleh petugas para siswa tersebut diserahkan kembali pada pihak sekolah untuk ditindaklanjuti,Kasat Pol PP Kabupaten Muratara,Sumedi,S.H.,M.Si menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara rutin.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja,Sumedi,S.H.,M.Si didampingi Kabid Penegakan Perda Rizal Trisno,S.Si,mengihimbau para pelajar agar tidak mengulangi perbuatan yang sama terlebih saat jam pelajaran berlangsung,beliau mengingatkan bahwa kegiatan yang mereka lakukan bukanlah bentuk kebencian terhadap pelajar yang bolos,tetapi lebih dari itu bahwa penegakan kedisiplinan ini merupakan bentuk kasih sayang pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda mendatang,tuturnya.”
“Sangat disayangkan jikalau masa sekolah yang dibiayai oleh tetesan keringat orang tuamu kalian sia-siakan saya berharap kedepannya kalianlah sebagai ujung tombak sebagai penerus tongkat estafet di bumi Berselang Serundingan ini,Jagan sampai kita tertindas di daerah sendiri karena kalah bersaing dengan orang-orang dari luar Muratara,oleh karena itu saya juga meminta peran aktif orang tua maupun pihak sekolah untuk bersama-sama mengawasi anak-anak kita/para pelajar SMAN Karang Dapo,karena pengawasan bukan dilakukan oleh Satpol PP saja namun,peran aktif orang tua,sekolah, dan pemerintah sangat berpengaruh Tandasnya.,(Dedi).