Nabire jurnalpolisi.id
Personel gabungan dari Polres Nabire bersama Satgas Operasi Damai Cartenz meningkatkan pengamanan wilayah melalui patroli gabungan di sejumlah titik rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Nabire, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan patroli tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Nabire, khususnya pada pusat aktivitas masyarakat dan lokasi yang dinilai rawan gangguan kamtibmas.
Selain melaksanakan patroli rutin, personel gabungan juga melakukan pengamanan kegiatan nonton bareng pertandingan Persipura yang dihadiri masyarakat.
Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, personel gabungan turut menunjukkan respons cepat terhadap situasi darurat kemanusiaan. Saat perjalanan menuju Mapolres Nabire, petugas menemukan warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas.
Petugas kemudian segera melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum dibawa untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan patroli gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya aparat keamanan dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Papua, khususnya Kabupaten Nabire.
“Patroli gabungan ini untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua, khususnya di Kabupaten Nabire. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Kaops Damai Cartenz.
Ia menegaskan aparat keamanan akan terus meningkatkan kegiatan preventif serta pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyebut respons cepat personel terhadap korban kecelakaan lalu lintas merupakan bagian dari komitmen aparat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Selain menjaga keamanan, personel di lapangan juga dituntut untuk cepat tanggap terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Tindakan evakuasi dan pertolongan awal yang dilakukan anggota merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan kemanusiaan,” katanya.
Melalui patroli gabungan dan pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan, diharapkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Nabire tetap terjaga aman dan kondusif.
( Alfian )