Purbalingga, jurnalpolisi.id
Desas-desus adanya praktik nepotisme dalam rekrutmen karyawan di Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Braling yang dituduhkan kepada Direktur Umum (Dirum) PDAM Tirta Perwira Purbalingga ternyata tidak benar.
Informasi tersebut berawal dari keterangan narasumber yang menyebutkan telah terjadi praktik nepotisme yang dilakukan oleh Direktur Umum (Dirum) PDAM Tirta Perwira Purbalingga.
Pada Rabu, 6 Mei 2026, awak media mencoba menghubungi Dirum PDAM Tirta Perwira Purbalingga untuk meminta klarifikasi terkait kebenaran informasi tersebut.
Dalam keterangannya, Direktur Umum PDAM Tirta Perwira Purbalingga, M. Baryono, menyatakan bahwa hal tersebut hanyalah isu dan tidak benar. Ia menjelaskan bahwa AMDK Braling merupakan unit usaha milik PDAM Tirta Perwira Purbalingga yang sejak tahun 2023 pengelolaannya bekerja sama dengan pihak swasta atau pihak ketiga, yaitu CV Widi Wiranta.
Pengelolaan rekrutmen karyawan, produksi, dan pemasaran sepenuhnya menjadi kewenangan pihak CV, sedangkan PDAM hanya menerima setoran bulanan dalam bentuk bagi hasil (sharing profit).
M. Baryono juga menjelaskan bahwa dirinya hanya membantu mencarikan tenaga kerja yang dibutuhkan agar operasional dapat berjalan maksimal, mengingat kondisi sebelumnya kurang menghasilkan.
Saat ini, AMDK Braling hanya memproduksi dua jenis kemasan, yaitu cup dan galon, dengan pembagian keuntungan yang telah disepakati dari setiap produk. Total keuntungan yang diterima PDAM rata-rata berada di angka Rp20 juta setiap bulan, ujar M. Baryono saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2026).
“Saya tidak melakukan intervensi dalam rekrutmen karyawan AMDK Braling, karena hal tersebut sudah menjadi kewenangan pihak ketiga selaku pengelola. Kapasitas saya hanya sebagai pengawas. Kebetulan saja pengelola AMDK Braling merupakan sahabat saya,” kata M. Baryono selaku Direktur Umum Perumda PDAM Tirta Perwira Purbalingga.
Perlu diketahui, PDAM Tirta Perwira Purbalingga memproduksi air minum dalam kemasan (AMDK) melalui unit usaha AMDK Braling untuk memenuhi kebutuhan air minum masyarakat di wilayah Kabupaten Purbalingga.(Ansor)