Samarinda jurnalpolisi.id
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Timur, H. Muhaimin, ST, MT, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalimantan Timur yang akan digelar pada Kamis, 30 April 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Muhaimin di ruang kerjanya di Kantor Bappeda Kaltim, sebagai bagian dari upaya mendorong keterlibatan publik dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, Musrenbang merupakan forum strategis yang menjadi wadah bagi pemerintah dan masyarakat untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan ke depan. Dalam forum ini, berbagai usulan dan aspirasi dari masyarakat akan dihimpun sebagai bahan penyusunan program prioritas pembangunan daerah.
“Musrenbang memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan Kalimantan Timur. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan kepentingan bersama,” ujar Muhaimin.
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat secara partisipatif akan memperkuat kualitas perencanaan pembangunan, sehingga program yang dihasilkan tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga berkelanjutan dan inklusif.
Lebih lanjut, Muhaimin menjelaskan bahwa seluruh masukan dari masyarakat, baik yang disampaikan melalui forum resmi maupun jalur lainnya, akan menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah.
“Setiap usulan yang masuk akan kami kaji dan jadikan referensi dalam menentukan prioritas pembangunan. Harapannya, pembangunan di Kalimantan Timur dapat berjalan lebih baik, merata, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.
Musrenbang Provinsi Kalimantan Timur 2026 sendiri menjadi bagian penting dalam siklus perencanaan pembangunan daerah yang terintegrasi, mulai dari tingkat desa hingga provinsi. Forum ini juga diharapkan mampu menyelaraskan program pemerintah daerah dengan kebijakan pembangunan nasional.
Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, Bappeda Kaltim mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, hingga generasi muda untuk turut berkontribusi memberikan gagasan dan masukan konstruktif.
“Melalui Musrenbang, mari kita wujudkan pembangunan Kalimantan Timur yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutup Muhaimin.
( Alfian )