Balikpapan – jurnalpolisi.id
Pemerintah Kota Balikpapan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (27/4/2026) pagi.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, bertindak sebagai inspektur upacara yang diikuti sekitar 250 peserta dari unsur aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, serta perangkat daerah. Upacara mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Wakil Wali Kota Balikpapan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian upacara diawali dengan penghormatan kepada inspektur upacara, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan sejarah singkat Hari Otonomi Daerah, hingga penyampaian amanat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.
Dalam amanat yang dibacakan oleh inspektur upacara, ditekankan bahwa otonomi daerah merupakan pilar penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah disebut menjadi kunci dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.
Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat implementasi program prioritas nasional, di antaranya ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, hilirisasi industri, hingga pengentasan kemiskinan. Reformasi birokrasi berbasis hasil, penguatan kapasitas fiskal daerah, serta peningkatan kolaborasi antarwilayah juga menjadi perhatian utama.
Dalam amanat tersebut juga disinggung pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur, optimalisasi pendapatan asli daerah, serta penguatan tata kelola pemerintahan melalui digitalisasi dan transparansi pelayanan publik.
Upacara berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Momentum peringatan Hari Otonomi Daerah ini diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Peringatan ini juga menjadi pengingat pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan di seluruh wilayah Indonesia.
( Alfian )