Tanggamus – jurnalpolisi.id
Warga Pekon Tampang Muda dan sekitarnya di wilayah Kecamatan Pematang Sawa, Kabupaten Tanggamus, Lampung, mengeluhkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi tersebut dinilai cukup menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama bagi kalangan buruh tani dan nelayan yang sehari-hari bergantung pada BBM bersubsidi untuk operasional kendaraan.
Salah satu warga, Sukoco, saat dikonfirmasi awak media pada Rabu (15/04/2026), membenarkan adanya kelangkaan tersebut. Ia mengatakan bahwa pasokan Pertalite yang biasanya tersedia kini sulit diperoleh.
“Beberapa tempat yang biasa menyuplai BBM ke wilayah kami sekarang sulit didapat. Sementara harga yang terjangkau bagi masyarakat di sini adalah Pertalite. Kalau Pertamax harganya lebih tinggi dan kurang terjangkau,” ujarnya.
Menurutnya, keterbatasan akses infrastruktur juga menjadi salah satu faktor yang memperparah kondisi tersebut. Wilayah Pematang Sawa bagian selatan yang tergolong terpencil membuat distribusi BBM tidak berjalan lancar.
Warga berharap pemerintah daerah hingga pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut, baik melalui penanganan distribusi BBM maupun pembangunan infrastruktur jalan.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah, khususnya terkait pembukaan akses jalan tembus dari Way Nipah hingga Pekon Tampang Tua, agar kebutuhan masyarakat lebih mudah terpenuhi,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab kelangkaan BBM di wilayah tersebut.
(Helmi)
Kalau mau, saya juga bisa buatkan judul yang lebih tajam (headline media) atau versi investigatifnya.