
BALIKPAPAN jurnalpolisi.id
Polresta Balikpapan memaparkan berbagai capaian kinerja, inovasi pelayanan publik hingga program pemberdayaan masyarakat dalam Visitasi Kompolnas Awards 2026 di Aula Mako Polresta Balikpapan, Selasa (11/8/2026).
Visitasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian penilaian Kompolnas Awards 2026 di wilayah Polda Kalimantan Timur.
Tim penilai Kompolnas dipimpin Dewan Juri Unsur Kompolnas Irjen Pol (Purn) Ida Oetari Poernamasasi, A.AP., M.A., bersama Dewan Juri Unsur Tokoh Masyarakat Y.W. Junardy serta para pendamping.
Kedatangan tim Kompolnas diterima Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polresta Balikpapan, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Dalam sambutannya, Fauzan menyampaikan permohonan maaf karena Kapolresta Balikpapan tidak dapat hadir secara langsung. Kapolresta disebut tengah menjalankan tugas dalam rangka persiapan sebagai Komandan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2026.
“Visitasi ini bukan semata-mata untuk menunjukkan capaian Polresta Balikpapan, tetapi menjadi momentum untuk menerima evaluasi, masukan, dan arahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Fauzan.
Ia menegaskan, penghargaan bukan menjadi tujuan akhir bagi Polresta Balikpapan.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat dan keberlanjutan pengabdian merupakan indikator utama keberhasilan institusi kepolisian.
Dalam kesempatan tersebut, Polresta Balikpapan memaparkan kondisi wilayah, capaian kinerja, inovasi, strategi menghadapi tantangan kamtibmas, serta sejumlah praktik terbaik yang telah diterapkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai kota jasa dan industri sekaligus salah satu wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara, Balikpapan memiliki dinamika masyarakat yang cukup tinggi. Kondisi tersebut mendorong Polresta Balikpapan memperkuat deteksi dini, patroli, penegakan hukum, pelayanan publik serta kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Sejumlah capaian turut dipaparkan, di antaranya mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 10 tahun berturut-turut, Juara I Kategori Pamapta serta Juara I Lomba Tiga Pilar Kamtibmas Tingkat Nasional 2026.
Polresta Balikpapan juga mengembangkan Rumah Singgah Bhabinkamtibmas sebagai sarana pelayanan, komunikasi, konsultasi dan penyelesaian berbagai persoalan masyarakat di tingkat wilayah.
Di bidang transformasi pelayanan, Polresta Balikpapan mengembangkan sejumlah inovasi, seperti Jembatan Merah Putih Presisi, URC Beruang Hitam, layanan Call Center 110, SIM Delivery, CCTV ruang pemeriksaan, pengaduan Propam berbasis QR/WhatsApp, EMP, Dumas Presisi hingga pemanfaatan Polri Super App.
Berbagai inovasi tersebut diarahkan untuk menciptakan pelayanan kepolisian yang cepat, mudah, transparan dan akuntabel sekaligus memperkuat pengawasan internal.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga diperkuat melalui 138 Polisi RW yang menjangkau 567 RT.
Sepanjang periode pelaporan, Polresta Balikpapan mencatat 15.984 kegiatan patroli serta 983 kegiatan Jumat Curhat dan Minggu Kasih.
Polresta Balikpapan juga mengembangkan kolaborasi pentahelix dengan pemerintah daerah, TNI, dunia usaha, akademisi, media, komunitas dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai program sosial, di antaranya Jumat Berkah, revitalisasi Satkamling, SIM Delivery, Gerakan Pangan Murah, pelayanan kesehatan, bakti kesehatan dan ambulans gratis.
Di sektor ketahanan pangan, Polresta Balikpapan melaporkan realisasi penanaman jagung seluas 23,05 hektar dari target 6 hektare dengan produksi sekitar 28 ton. Selain itu, dikembangkan pula konsep industrial farming sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemerintah.
Dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis juga dilakukan melalui pengembangan tujuh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dari jumlah tersebut, satu SPPG telah beroperasi dan melayani 1.735 penerima manfaat di lima sekolah.
Masukan Tokoh Masyarakat dan Media
Selain memaparkan kinerja, visitasi Kompolnas Awards juga diisi sesi wawancara dengan unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan media.
Ketua PCNU Balikpapan KH Muhammad Muslikh Umar menilai komunikasi antara Polresta Balikpapan dengan tokoh agama dan masyarakat selama ini berjalan intensif, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas dan mengantisipasi potensi konflik.
Menurutnya, koordinasi tersebut menjadi penting ketika muncul isu yang berpotensi memicu gangguan keamanan, termasuk kegiatan penyampaian aspirasi atau demonstrasi.
Sementara itu, perwakilan media Tribun Kaltim, Edo, menilai sinergitas antara media dan Polresta Balikpapan berjalan baik.
Komunikasi yang cepat dinilai membantu media memperoleh konfirmasi resmi sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat lebih akurat.
“Perkembangan media sosial sangat cepat. Informasi yang beredar belum tentu berdasarkan fakta.
Dengan komunikasi yang cepat dengan Polresta Balikpapan, media dapat memberikan pemberitaan yang lebih akurat dan tidak menimbulkan keresahan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Asisten I Tata Pemerintahan Pemkot Balikpapan Zulkifli. Ia mengapresiasi peningkatan kualitas pelayanan Polresta Balikpapan serta respons kepolisian dalam menangani berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.
Menurut Zulkifli, sinergitas antara Pemerintah Kota Balikpapan dan Polresta Balikpapan turut berkontribusi terhadap stabilitas wilayah serta penyelesaian berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Ketua KPADK Romy Padan memberikan apresiasi terhadap fasilitas pelayanan dan kehadiran Bhabinkamtibmas serta Babinsa di tengah masyarakat.
Namun, ia memberikan masukan agar personel, khususnya anggota yang masih muda, terus meningkatkan etika komunikasi ketika berhadapan dengan masyarakat.
Menurutnya, ketegasan dalam menjalankan tugas tetap diperlukan, tetapi harus disertai sikap humanis, sopan dan menghargai masyarakat.
Masukan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam proses evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Visitasi kemudian dilanjutkan dengan peninjauan kondisi Mako Polresta Balikpapan oleh tim Kompolnas. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.45 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.
Melalui Visitasi Kompolnas Awards 2026, Polresta Balikpapan tidak hanya menunjukkan berbagai capaian dan inovasi, tetapi juga membuka ruang evaluasi melalui masukan dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan media.
Polresta Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif, transparan dan humanis, dengan menempatkan kepercayaan masyarakat sebagai bagian penting dari keberhasilan pelaksanaan tugas.
( Alfian )




