
BANYUWANGI, jurnalpolisi.id
Sebuah video yang memperlihatkan aliran sungai dipenuhi cairan putih berbusa di Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, beredar luas dalam beberapa hari terakhir. Jumat Malam 6 November 2026.
Cairan putih berbusa itu diduga berasal dari limbah industri pengolahan hasil laut, dan kembali menyoroti persoalan pengelolaan limbah di kawasan tersebut.
Dalam rekaman yang diambil pada malam hari itu, air sungai di kawasan Jalan Pelabuhan Kedungrejo tampak berwarna putih dan tertutup busa. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya pembuangan limbah ke sungai.
Sebagaimana diketahui Kecamatan Muncar dikenal sebagai salah satu sentra industri perikanan terbesar di Jawa Timur dan berkontribusi besar terhadap perekonomian Banyuwangi.
Aktivitas pengolahan hasil laut menyerap ribuan tenaga kerja dan menggerakkan rantai usaha yang melibatkan nelayan, pedagang ikan, buruh pabrik, pelaku transportasi, hingga pelaku usaha kecil.
Di sisi lain, industri pengolahan ikan menghasilkan limbah cair, sisa bahan baku, dan residu proses produksi. Bila tidak dikelola sesuai ketentuan, limbah itu berpotensi mencemari lingkungan, menurunkan kualitas perairan, dan mengganggu kehidupan warga di sekitarnya.
Karena itu, dugaan pencemaran dalam video tersebut dinilai perlu segera ditindaklanjuti. Pemerintah daerah melalui instansi terkait diharapkan turun langsung ke lokasi, menelusuri sumber aliran limbah, dan mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi, Dwi Handayani, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencemaran limbah di Muncar tersebut.
Jurnalis : Boby Try Setya
Editor : Tim Redaksi
Narasumber:
Dwi Handayani – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuwangi




