
ACEH TIMUR,- jurnalpolisi.id
Kegiatan Verifikasi dan Validasi Indeks Desa (ID) Tahun 2026 dilaksanakan di Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pemutakhiran dan pengecekan data gampong sebagai salah satu bahan dalam menggambarkan kondisi serta perkembangan pembangunan desa.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Camat Pantee Bidari dan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan serta pendamping pembangunan desa. Hadir di antaranya Camat Pantee Bidari Darkasyi, SE, Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA P3MD) Aceh Timur Hafifudin, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), serta unsur Danramil dan Kapolsek Pantee Bidari.
Kegiatan mengangkat tema “Verifikasi dan Validasi ID 2026, Penginputan dan Pemutakhiran Indeks Desa pada Gampong se-Kecamatan Pantee Bidari.”
Dalam kegiatan tersebut, peserta melakukan pemeriksaan dan pembahasan terhadap data masing-masing gampong di wilayah Kecamatan Pantee Bidari. Proses verifikasi dilakukan untuk mencocokkan data yang telah diinput dengan kondisi di lapangan, sedangkan validasi bertujuan memastikan informasi yang tersedia dapat dipertanggungjawabkan.
Camat Pantee Bidari Darkasyi, SE, menekankan pentingnya ketelitian dalam proses pendataan dan pemutakhiran informasi desa. Menurutnya, data yang sesuai dengan kondisi faktual diperlukan agar gambaran mengenai perkembangan dan kebutuhan setiap gampong dapat tersaji secara tepat.
Proses pemutakhiran data mencakup berbagai indikator yang berkaitan dengan kondisi pembangunan dan masyarakat di tingkat gampong. Karena itu, setiap informasi yang dimasukkan perlu diperiksa kembali guna meminimalkan kesalahan maupun ketidaksesuaian dengan kondisi aktual.
Sementara itu, TA P3MD Aceh Timur Hafifudin bersama Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa turut memberikan pendampingan selama proses verifikasi dan validasi. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu aparatur gampong dalam proses penginputan serta pemutakhiran data.
Hafifudin mengatakan, verifikasi dan validasi ID Tahun 2026 merupakan tahapan penting untuk memastikan data yang dimasukkan masing-masing gampong sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Data yang kita input harus berdasarkan kondisi yang ada di lapangan. Jangan sampai data yang disampaikan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, karena data tersebut menjadi salah satu bahan untuk melihat perkembangan desa,” ujar Hafifudin.
Ia juga mengajak aparatur gampong bersama pendamping desa melakukan pengecekan secara teliti terhadap setiap data, termasuk memperbarui informasi apabila terdapat perubahan kondisi di masing-masing gampong.
Menurut Hafifudin, koordinasi antara pemerintah kecamatan, aparatur gampong, pendamping desa dan unsur terkait diperlukan agar proses pemutakhiran data dapat berjalan secara akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Harapan kita, melalui proses verifikasi dan validasi ini, data yang dihasilkan benar-benar valid dan terbaru sehingga dapat memberikan gambaran kondisi gampong. Dengan data yang baik, perencanaan pembangunan diharapkan dapat lebih tepat sasaran,” katanya.
PIC ID Tahun 2026 Kecamatan Pantee Bidari, Suryani, dalam sambutannya menyampaikan bahwa verifikasi dan validasi merupakan tahapan untuk memastikan data dari masing-masing gampong sesuai dengan kondisi faktual.
“Kami berharap seluruh data yang diverifikasi dan diinput benar-benar sesuai dengan kondisi riil di masing-masing gampong. Jika terdapat perubahan atau perkembangan, hendaknya segera diperbarui sehingga data Tahun 2026 tetap valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Suryani.
Suryani juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kecamatan, aparatur gampong, TA P3MD, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa serta unsur terkait atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Kegiatan turut melibatkan unsur Danramil dan Kapolsek Pantee Bidari sebagai bagian dari dukungan lintas sektor dalam proses pembangunan dan pemutakhiran data di tingkat gampong.
Pemutakhiran data desa secara berkala diperlukan agar informasi yang tersedia tetap sesuai dengan perkembangan kondisi masyarakat. Data yang akurat juga dapat menjadi salah satu bahan evaluasi dan pertimbangan dalam penyusunan program serta prioritas pembangunan.
Melalui kegiatan verifikasi dan validasi tersebut, pemerintah Kecamatan Pantee Bidari bersama aparatur gampong dan pendamping diharapkan dapat menghasilkan data yang mutakhir, objektif dan sesuai dengan kondisi masing-masing gampong.
Dengan tersedianya data yang lebih akurat, proses perencanaan pembangunan di tingkat gampong diharapkan dapat disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi masyarakat secara lebih tepat.
Reporter: TIM




