
Labusel Sumut Jurnalpolisi.id
Muhammad Rafik (16) pelajar SMAN 2 Mampang Kotapinang Labuhanbatu selatan, di duga terjadi perkelahian antar siswa mengakibatkan jatu korban luka yang dilakukan rekan sekolahnya, pada saat jam istirahat belajar Sekolah berlangsung pada Rabu 26/08/2026.
Menurut keterangan Orang tua Korban ibu Anggi Ratnasari, warga Dusun Sidorejo Desa Mampang Gunung Pasir, Kotapinang Labuhanbatu Selatan, Ia mengatakan anaknya merupakan siswa SMAN 2 Mampang, dan kini anaknya telah berada di puskesmas Mampang, penyebabnya diduga akibat terjadi perkelahian yang dilakukan siswa yang masih satu sekolah dan korban sempat pinsan.
Ia juga mengatakan, anaknya mengalami luka serius dibagian mata sebelah kanan sempat mengeluarkan darah dan bengkak tidak bisa dibuka dan mual mual.
dirinya mengetahui bahwa anaknya berada di puskesmas di desa Mampang, setelah diberitahu oleh seorang siswa sekolah yang sama dengan korban Bernama Kodir Kelas 12, dan yang membawa anak saya ke puskesmas adalah Wali kelasnya ibu Harni Wati Hasibuan, setelah di puskesmas anak saya kami bawa ke RSUD Kotapinang karena pihak puskesmas tidak sanggup menangani kondisi luka mata yang serius dibagian mata sebelah kanan ” ucap ibu Anggi Ratnasari orang tua korban.
Pantauan awak media ini di RSUD Kotapinang Petugas dari SPKT polres Labuhabatu selatan sedang melakukan pemeriksaan korban dan meminta keterangan kepada korban dan keluarga korban
Dokter umum Ajid yang menangani pertolongan dan pemeriksaan terhadap korban, menurutnya bahwa kondisi korban masih stabil namun masalah matanya bengkak dan mengeluarkan darah, di sarankan agar segera dirujuk kerumah sakit Nuraini Bloksongo atau Ke RSUD rantau Prapat Labuhanbatu, agar penanganannya langsung oleh dokter spesialis mata untuk memeriksa mata siswa tersebut yang mengeluarkan darah.
”saran dokter, korban harus segera dirujuk secepatnya agar ditangani langsung oleh dokter spesialis mata” ujarnya
Kasus ini sedang ditangani pihak Polres Labuhanbatu selatan dan sedang dalam penyelidikan, saat wartawan Jurnal Polisi ingin menemui kepala sekolah di SMA N 2 Mampang Syahpriadi Azual Harahap, pada tgl 27/8 2026 namun awak media ini tidak bertemu dengan kepala sekolah karena kepala sekolah dalam ke adan sakit,
Namun dari pihak sekolah mengatakan bahwa hal itu bukan perundungan tapi terjadi perkelahian antar siswa saat jam istirahat, itu lah keterangan yang di berikan pihak sekolah kepada
awak media ini dari.
(M Suyanto)



