
Manado — jurnalpolisi.id
Aksi spontan seorang jurnalis di Kota Manado, Sulawesi Utara, menjadi bentuk kepedulian terhadap simbol negara menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Seorang jurnalis, Armi Rumengan, memilih mengganti bendera Merah Putih yang terlihat lusuh dan diduga mulai sobek di salah satu kantor dinas Pemerintah Kota Manado.
Bendera tersebut terlihat berkibar di tiang halaman kantor dinas yang berada di Jalan Balai Kota No. 1, Kelurahan Tikala Ares, Kecamatan Tikala, Kota Manado.
Aksi tersebut dilakukan Armi secara spontan pada 5 Agustus 2026. Saat itu, ia bersama sejumlah rekan seprofesinya melintas di jalan umum di depan kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Manado.
Armi mengaku tergerak setelah melihat kondisi bendera Merah Putih yang menurutnya sudah tidak layak untuk dikibarkan, terlebih menjelang momentum peringatan kemerdekaan.
“Saat saya bersama rekan seprofesi melewati kantor Dinas Perindag Manado, saya melihat bendera Merah Putih sudah kusam dan mulai sobek. Tergerak hati saya untuk menggantinya,” kata Armi saat ditemui media ini, Jumat (21/8/2026).
Armi kemudian berkomunikasi dengan pihak staf dinas untuk menyampaikan kondisi bendera tersebut.
“Saya menyampaikan kondisi bendera ini kepada pihak staf dinas. Setelah itu, tanpa menunggu lama, saya langsung berkoordinasi dengan teman-teman untuk mengganti bendera tersebut dengan bendera Merah Putih yang baru,” ujarnya.
Menurut Armi, aksi tersebut bukan bagian dari kegiatan resmi maupun agenda tertentu. Ia menyebut tindakan itu murni muncul dari kepedulian dan rasa nasionalisme sebagai warga negara.
“Ini spontan saja. Saya melihat bendera Merah Putih sebagai simbol negara dalam kondisi lusuh dan mulai sobek. Apalagi saat itu sudah mendekati peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.
Momen tersebut kemudian dibagikan Armi melalui akun media sosial Facebook pada 17 Agustus 2026. Unggahan itu memperlihatkan bentuk kepeduliannya terhadap bendera Merah Putih di tengah suasana perayaan kemerdekaan.
Ia berharap aksi sederhana tersebut dapat menjadi pengingat bersama agar masyarakat maupun instansi pemerintah turut memperhatikan kondisi bendera Merah Putih yang dikibarkan di ruang publik.
“Semoga hal kecil yang saya lakukan ini bisa menjadi pengingat bahwa bendera Merah Putih adalah simbol negara yang harus kita hormati dan jaga bersama,” pungkasnya.
(Samiun Manope)




