JAKARTA – jurnalpolisi.id
Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (PLRKM), Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, dr. Syamsul Bahar, resmi membuka kegiatan asistensi standardisasi lembaga dalam pemenuhan SNI 8807:2022, pada Senin (22/6). Kegiatan yang rencananya akan berlangsung hingga 25 Juni mendatang secara daring ini merupakan bagian dari komitmen BNN dalam memperkuat lembaga rehabitasi masyarakat dalam melaksanakan pemulihan bagi para penyalahguna narkotika.
Sepanjang periode 2020 hingga 2025, BNN tercatat telah berhasil membina 400 lembaga mitra rehabilitasi komponen masyarakat, di mana 134 di antaranya kini telah berhasil memenuhi standar nasional. Direktur PLRKM BNN, mengungkapkan bahwa dari seluruh lembaga yang memenuhi standar, sebanyak 49 lembaga telah mencapai tingkat pemenuhan SNI 100%, sementara 85 lembaga lainnya berada pada level di atas 75%.
“Kami akan terus melakukan pendampingan lembaga mitra milik komponen masyarakat agar pelayanan yang diberikan dapat sesuai dengan standar nasional yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Lebih lanjut Direktur PLRKM menjelaskan bahwa selama kegiatan asistensi, para peserta akan dibekali dengan berbagai materi komprehensif seperti standardisasi sarana prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta intervensi medis dan psikososial.
Seluruh materi tersebut diberikan guna mendorong peningkatan kualitas layanan rehabilitasi di 23 lembaga mitra komponen masyarakat yang saat ini telah mencapai tingkat pemenuhan sebesar 75%.
“Melalui pembekalan materi ini, BNN optimis 23 lembaga mitra yang menjadi target standardisasi pada tahun ini dapat meraih predikat pemenuhan SNI 8807:2022 sebesar 100%,” pungkasnya.
warondrugsforhumanity
BIRO HUMAS DAN PROTOKOL BNN