
BANDUNG BARAT, jurnalpolisi.id
Semangat kemerdekaan di lingkungan masyarakat tidak selalu harus berhenti pada perlombaan dan hiburan. Di RW 07 Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat kebersamaan warga justru dikemas menjadi sebuah gerakan yang lebih luas, mulai dari pengembangan kreativitas masyarakat, kemandirian pendanaan kegiatan hingga langkah menuju transformasi digital.
Mengusung konsep “Hajat Warga RW 07”, pengurus beserta masyarakat setempat menggelar puncak rangkaian kegiatan yang dirancang sebagai bagian dari peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua RW 07 Desa Cihanjuang, Saiful Rahman, mengatakan perubahan tema dilakukan karena pelaksanaan puncak kegiatan telah memasuki bulan September.
“Kegiatan hari ini sebenarnya tujuan awalnya bertema memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81. Dikarenakan sudah masuk ke September, jadi kita buat temanya Hajat Warga RW 07,” ujar Saiful Rahman, Sabtu (5/9/2026).
Sejak pagi, kegiatan telah diisi dengan berbagai penampilan masyarakat. Dimulai dari anak-anak mendapatkan ruang untuk menunjukkan bakat melalui pentas seni. Menjelang sore, panggung kemudian diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan kaum ibu.
Sementara malam hari menjadi puncak kemeriahan Hajat Warga RW 07. Untuk menghibur masyarakat, panitia acara menghadirkan penyanyi Sunda terkenal yang tampil memukau hingga akhir acara.
“Nah, mungkin dari pagi tadi ada kegiatan pentas seni anak-anak, menjelang sore beralih ke ibu-ibu. Dan sekarang puncak acara meriahnya malam ini, kita hadirkan ‘Fanny Sabila’ sampai selesai acara,” terang Saiful.
Namun di balik kemeriahan panggung hiburan, terdapat gagasan yang lebih besar yang sedang dibangun oleh pengurus dan masyarakat RW 07.
Dari Ketergantungan Proposal Menuju Kemandirian Warga
Menurut Saiful Rahman, rangkaian kegiatan masyarakat sejak Agustus tidak hanya ditujukan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun perubahan pola pikir masyarakat dan pengurus wilayah.
Ia mengaku ingin mengubah kebiasaan lama dalam penyelenggaraan kegiatan lingkungan yang selalu bergantung pada proposal dan bantuan dari berbagai pihak.
RW 07 mulai mendorong kegiatan yang lebih produktif dengan mengembangkan potensi kewirausahaan sebagai salah satu sumber pendanaan.
“Rangkaian acara ini dibuat dengan tujuan mengubah image yang dari dulu biasanya bergantung dari proposal hanya sekadar meminta-minta. Sekarang, alhamdulillah, lebih produktif dan bisa menghasilkan pendanaan dari setiap kegiatan melalui sebuah wirausaha,” jelas Saiful.
Gagasan tersebut menjadi salah satu semangat penting dalam membangun kemandirian masyarakat.
Bagi pengurus RW 07, kebersamaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kemampuan warga untuk membangun dan membiayai aktivitas sosial secara kreatif dan produktif.
Menjaga Kekompakan, Menolak Pertikaian
Selain membangun kemandirian, Saiful juga menempatkan persatuan warga sebagai fondasi utama dalam menjalankan kepengurusan RW 07.
Ia berharap lingkungan masyarakat dapat menjadi ruang yang aman, harmonis dan saling mendukung.
“Selama saya menjadi pengurus dari tahun 2025 sampai sekarang, bahkan seterusnya mudah-mudahan tidak ada lagi pertikaian di antara masyarakat RW 07,” tegasnya.
Harapan tersebut disampaikan bukan tanpa alasan. Menurut Saiful, pembangunan lingkungan tidak akan berjalan maksimal apabila masyarakat terpecah oleh persoalan internal. Karena itu, kekompakan dan kepedulian antarwarga harus terus dijaga.
“Harapan saya, warga selalu kompak, selalu bersama dan saling support, menyayangi antar sesama masyarakat RW 07,” tuturnya.
Semangat tersebut kemudian tercermin dalam pelaksanaan Hajat Warga yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dari anak-anak, kaum ibu hingga seluruh warga lingkungan.
RW 07 Mulai Melangkah ke Era Digital
Tidak hanya bergerak dalam bidang sosial dan ekonomi masyarakat, RW 07 Desa Cihanjuang juga mulai menunjukkan langkah serius dalam pemanfaatan teknologi informasi.

Pada kesempatan itu, di awal konfirmasinya Kepala Desa Cihanjuang, Gagan Wirahma, memberikan apresiasi terhadap inovasi yang dilakukan pengurus RW 07.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan arah pembangunan Desa Cihanjuang menuju transformasi digital.
“Karena menuju era digital, kami menilai memang sangat bagus sekali. Desa juga akan menjadi desa digital ke depannya, walaupun memang belum menyeluruh. Tapi alhamdulillah dari Desa Cihanjuang sudah ada dua RW yang sudah digital,” ujar Gagan.
Ia menjelaskan bahwa digitalisasi di tingkat RW dapat memberikan banyak manfaat, terutama dalam sistem administrasi, pelaporan, penyampaian informasi hingga dokumentasi kegiatan masyarakat.
Menurut Gagan, RW 07 telah menunjukkan kemampuan dalam merancang sistem digital secara mandiri.
“Di sistem pelaporan, kegiatan dan berbagai hal lainnya, RW 07 ini bisa mendesain dan punya aplikasi tersendiri. Saya sangat bangga terhadap RW 07 karena walaupun masih muda, Pak RW 07 ini ahli di bidang IT,” ungkapnya.
Potensi IT untuk Mendorong Desa Digital
Kemampuan Ketua RW 07 dalam bidang teknologi informasi dinilai menjadi salah satu potensi yang dapat dikembangkan lebih luas.
Pemerintah Desa Cihanjuang bahkan membuka peluang kolaborasi agar kemampuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi pembangunan sistem digital desa secara menyeluruh.
Gagan menyampaikan, pihaknya berencana merangkul potensi sumber daya manusia yang ada di tingkat wilayah untuk mendukung program Desa Digital.
“Pak RW mungkin nanti akan kita rangkul ke desa juga supaya bisa berkolaborasi, agar wilayah Desa Cihanjuang semuanya masuk Desa Digital dan juga dalam pengembangan internet yang dimiliki Desa Cihanjuang sendiri. Itu nanti insya Allah ke depannya,” jelasnya.
Transformasi digital tersebut diharapkan tidak berhenti hanya pada satu atau dua wilayah.
Pemerintah Desa Cihanjuang menargetkan seluruh RW mulai merintis sistem digital secara bertahap.
Harapannya, pada tahun 2027 seluruh RW di Desa Cihanjuang dapat bergerak menuju sistem RW Digital.
“RW-RW yang lain sudah mulai merintis untuk menjadi RW Digital. Harapan kami, tahun 2027 setiap RW di Desa Cihanjuang semuanya masuk RW Digital. Tentunya desa juga akan terbawa menjadi Desa Digital ke depannya,” jelas Gagan.

Apresiasi Untuk Inovasi RW 07
Pemerintah Desa Cihanjuang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat memberikan perhatian khusus terhadap berbagai inovasi dan kegiatan yang telah dilakukan RW 07.
Mulai dari kegiatan karnaval, rangkaian peringatan kemerdekaan hingga pelaksanaan Hajat Warga, seluruh kegiatan dinilai mampu membangun antusiasme masyarakat.
“Kami sangat apresiasi. Alhamdulillah sangat luar biasa sekarang apa yang dilaksanakan oleh Pak RW 07. Mulai dari kemarin karnaval, terus kegiatan-kegiatan lain sebelum malam puncak ini,” kata Gagan.
Antusiasme warga menjadi salah satu indikator keberhasilan kegiatan yang dibangun dari dan untuk masyarakat.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Desa Cihanjuang memberikan apresiasi khusus kepada Ketua RW 07 atas kontribusi dan inovasinya di bidang teknologi informasi.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi wilayah lain untuk terus berinovasi.
“Kami dari Pemerintah Desa tentunya sangat bangga dengan kegiatan ini dan warga sangat antusias. Kami juga memberikan penghargaan kepada Pak RW 07 sebagai motivasi kepada seluruh RW yang ada di Desa Cihanjuang,” ujarnya.
Gagan menambahkan, penghargaan tersebut merupakan apresiasi khusus yang diberikan Pemerintah Desa Cihanjuang pada tahun ini di bidang teknologi informasi.
“Kami alhamdulillah memberikan penghargaan untuk Pak RW 07. Untuk tahun ini, kami memberikan apresiasi di bidang IT dan baru satu RW ini saja. Sangat luar biasa,” tuturnya.

Dari Hajat Warga Menuju Masa Depan Digital
Hajat Warga RW 07 Desa Cihanjuang akhirnya menjadi lebih dari sekadar perayaan masyarakat.
Di dalamnya terdapat semangat kemerdekaan, ruang kreativitas bagi warga, upaya membangun kemandirian ekonomi kegiatan, penguatan persaudaraan hingga keberanian untuk melangkah menuju era digital.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dari program besar.
Perubahan dapat tumbuh dari lingkungan terkecil.
Dari sebuah RW.
Dari masyarakat yang kompak.
Dari pengurus yang berani mencoba gagasan baru.
Dan dari kemampuan melihat teknologi sebagai peluang untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan dan inovasi, RW 07 Desa Cihanjuang kini tengah membangun wajah baru lingkungan masyarakat yang tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial dan budaya, tetapi juga mulai menyiapkan diri menghadapi perkembangan zaman.
Dari panggung Hajat Warga hingga sistem digital, satu pesan yang terlihat jelas: kebersamaan dan inovasi dapat berjalan beriringan untuk membangun lingkungan yang lebih mandiri, kompak dan siap menyongsong masa depan. **(DRIV)




