CILACAP – Jurnalpolisi.id
Suasana penuh semangat dan rasa syukur menyelimuti Dusun Kedung Bulu, RT 005/RW 005, Desa Tambak Reja, Kecamatan Kedung Reja, Kabupaten Cilacap. Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, puluhan warga secara bergotong-royong menggelar pawai budaya dan arak-arakan gunungan yang menjadi daya tarik tersendiri dalam perayaan kali ini.
Yang membuat tradisi ini berbeda dan istimewa adalah bentuk gunungan yang disusun secara kreatif. Selain berisi hasil bumi seperti kelapa muda, pisang, jeruk, pare, terong, dan kacang panjang, warga juga menyusun ratusan bungkus jajanan serta makanan ringan anak-anak menjadi satu kesatuan yang indah. Gunungan tersebut dihias dengan janur kuning dan dipasangi bendera Merah Putih di bagian puncaknya, sehingga tampak semakin menarik saat diarak berkeliling lingkungan pemukiman.
Selain gunungan hasil bumi dan jajanan, rombongan pawai juga mengusung replika tokoh pewayangan serta berbagai hiasan tradisional lainnya. Semua hasil kreasi tersebut diusung menggunakan rangkaian bambu secara bergantian oleh warga muda maupun tua dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Setelah prosesi arak-arakan selesai, kemeriahan dilanjutkan dengan acara ramah tamah dan hiburan di panggung sederhana yang telah disiapkan. Suasana semakin hangat dan penuh gelak tawa ketika ibu-ibu warga menampilkan pertunjukan drama komedi pendek yang menghibur seluruh warga yang hadir.
Sebagai penutup rangkaian acara, warga memberikan kejutan istimewa berupa perayaan ulang tahun untuk Ketua RT setempat. Sebuah kue ulang tahun dan sejumlah hadiah sederhana diserahkan sebagai bentuk rasa terima kasih dan doa bersama agar ia senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, serta kemudahan dalam memimpin lingkungan tersebut menuju yang lebih baik.
Warga berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dari generasi ke generasi. Selain sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menjaga kebersamaan, kegiatan ini juga mengisi momen pergantian tahun baru Islam dengan nilai-nilai kebaikan dan kekompakan antarwarga.
(Syai)