
BALIKPAPAN, jurnalpolisi.id
Ratusan personel Polresta Balikpapan dikerahkan di 125 titik untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas dan membantu penyeberangan masyarakat pada Senin (26/10/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 06.15 WITA tersebut difokuskan pada kelancaran arus kendaraan serta keselamatan masyarakat saat memulai aktivitas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polresta Balikpapan menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis melalui program Polisi Bersama Masyarakat dan Hadir dengan Hati. Sasarannya meliputi anak-anak sekolah, pekerja, pejalan kaki, serta pengguna jalan lainnya yang beraktivitas pada jam sibuk pagi.
Personel ditempatkan di sejumlah lokasi strategis dengan tingkat aktivitas masyarakat yang tinggi, antara lain kawasan sekolah, pasar, perkantoran, persimpangan jalan, dan kawasan industri. Selain mengatur arus kendaraan, petugas membantu warga menyeberang jalan, memberikan imbauan tertib berlalu lintas, serta mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto, S.H., S.I.K., M.H., turut turun langsung ke lapangan mewakili Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si. Salah satu lokasi kegiatan berada di Simpang Lampu Lalu Lintas (TL) Kantor BPJS Balikpapan.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolresta didampingi sejumlah pejabat Polresta Balikpapan, di antaranya Kompol Nur Alim, Kasat Reskrim, Kabag Logistik, Pelaksana Sementara (Ps.) Kasi Humas, serta staf pendukung pimpinan.
Tidak hanya melakukan pengaturan lalu lintas, AKBP Fauzan Arianto juga menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan anak-anak dengan membagikan helm kepada anak yang belum mengenakan perlengkapan keselamatan saat berkendara bersama orang tuanya. Ia turut memberikan cokelat sebagai bentuk pendekatan humanis untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat, khususnya anak-anak.
Pembagian helm tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara sejak dini. Penggunaan helm berstandar keselamatan yang terpasang dengan benar merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko cedera kepala apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
Kabag Ops Polresta Balikpapan menyampaikan bahwa pengerahan personel di 125 titik bukan sekadar kegiatan rutin pengaturan lalu lintas, melainkan bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat.
“Ini bukan hanya sekadar pengaturan lalu lintas, tetapi wujud kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlayani saat memulai aktivitas pagi. Di 125 titik ini, personel kami berdiri untuk membantu,” ujarnya.
Selain membantu kelancaran lalu lintas, personel juga menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110. Layanan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan kepolisian secara gratis selama 24 jam.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, terlebih bertepatan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026 yang berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Polresta Balikpapan mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm dan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan, membawa dokumen kendaraan yang diperlukan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Melalui kegiatan tersebut, Polresta Balikpapan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang responsif dan humanis, sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keselamatan berlalu lintas demi mewujudkan Kota Balikpapan yang aman, tertib, dan nyaman dalam semangat Balikpapan Madinatul Iman.
( Alfian )




