Bandung – jurnalpoisi.id
Ratusan peserta yang terdiri dari para pencari kerja maupun masyarakat umum memadati Gedung Bumi Silih Asih (BSA) di Jalan Moch. Ramdan No. 18, Bandung, pada Sabtu (02/05/2026). Kehadiran mereka bertujuan untuk mengikuti rangkaian acara Job Fair May Day 2026 yang mengusung tema “Pekerja Katolik Berdaya dan Relevan”. Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini menjadi magnet bagi warga Bandung yang tengah berupaya meniti karier di dunia profesional.
Kegiatan diawali dengan sesi Talk Show inspiratif yang berlangsung pada pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan tajuk “Kiat-kiat Melamar Kerja & Job Fair”. Sesi ini menghadirkan dua pakar di bidang pengembangan sumber daya manusia, yakni Lidwina Wahyu Widayati yang merupakan seorang psikolog dan trainer, serta Ferry Tjandra selaku HR Senior General Manager PT Ateja. Keduanya memberikan wawasan mendalam mengenai strategi menghadapi proses rekrutmen yang semakin kompetitif di era sekarang.
Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan pentingnya persiapan mental dan teknis sebelum terjun ke bursa kerja. Lidwina menyoroti aspek psikologis dan kesiapan diri, sementara Ferry Tjandra memberikan sudut pandang dari sisi korporasi mengenai kriteria kandidat yang dicari perusahaan. Materi yang disampaikan sangat relevan bagi para peserta untuk meningkatkan rasa percaya diri saat berhadapan dengan perekrut di stan-stan perusahaan yang tersedia.
Setelah sesi Talk Show berakhir, antusiasme peserta semakin memuncak saat area bursa kerja resmi dibuka mulai pukul 11.00 WIB. Sebanyak 22 booth perusahaan dari berbagai sektor industri turut berpartisipasi dalam ajang ini untuk mencari talenta-talenta baru. Para pencari kerja terlihat tertib mengantre untuk menyerahkan berkas lamaran dan melakukan tanya jawab singkat dengan perwakilan departemen HRD dari masing-masing perusahaan.
Pelaksana Harian Lembaga Bantuan Mencari Kerja (LBMK) Keuskupan Bandung, Dwi Ubayanti, atau yang akrab disapa Ubay, menyatakan kegembiraannya atas tingginya animo masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa acara ini dirancang untuk menjadi jembatan yang efektif bagi masyarakat dan sektor industri. Menurutnya, akses yang dibuka secara gratis dan terbuka untuk umum merupakan bentuk komitmen lembaga dalam membantu menekan angka pengangguran di wilayah Bandung dan sekitarnya.
Dalam wawancaranya bersama awak media, Ubay mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini membuahkan hasil nyata bagi kedua belah pihak. Beliau berharap para pencari kerja tidak hanya sekadar datang, tetapi benar-benar bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keahlian mereka. Di sisi lain, perusahaan-perusahaan yang terlibat juga diharapkan terbantu dalam mendapatkan kandidat terbaik yang dapat berkontribusi positif bagi pertumbuhan bisnis mereka.
Lebih lanjut, Ubay memberikan pesan motivasi yang kuat kepada seluruh peserta yang hadir agar terus membekali diri. Beliau menekankan bahwa proses mencari kerja adalah waktu yang tepat untuk mengisi diri dengan pengetahuan dan berbagai keterampilan (skill) baru. Menurutnya, kompetensi yang mumpuni adalah modal utama agar tetap relevan di tengah perubahan industri yang sangat cepat dan dinamis.
Pihak panitia juga mengingatkan para calon pekerja untuk menghilangkan sifat egois dan memiliki etos kerja yang tinggi. Ubay menyarankan agar ketika sudah diterima bekerja nanti, para pekerja harus berani mengeksplorasi potensi diri secara maksimal di dalam perusahaan tersebut. Kesetiaan dan kemauan untuk belajar di tempat kerja menjadi kunci utama dalam membangun fondasi karier yang kokoh untuk jangka panjang.
Dengan semangat May Day, acara ini tidak hanya menjadi tempat mencari nafkah, tetapi juga sarana edukasi bagi pekerja untuk memahami hak dan kewajibannya. Melalui pengembangan karier yang terencana, diharapkan para pekerja dapat meniti tangga kesuksesan hingga mencapai posisi yang lebih tinggi di masa depan. Harapan besar digantungkan agar setiap interaksi yang terjadi di Gedung BSA hari ini menjadi awal yang baik bagi kesejahteraan keluarga para peserta.
Acara Job Fair May Day 2026 ditutup pada sore hari dengan tertib. Kesuksesan penyelenggaraan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi semua pihak yang terlibat, baik bagi penyelenggara, mitra perusahaan, maupun masyarakat luas. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pemberdayaan tenaga kerja di Indonesia.
(Tanjung Hamirzen)