Balikpapan – jurnalpolisi.id
Sebanyak ratusan calon jamaah haji asal Kota Balikpapan resmi dilepas menuju Tanah Suci dalam prosesi keberangkatan yang berlangsung khidmat di kawasan Balikpapan Islamic Center (BIC), Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Madinatul Iman tersebut dihadiri sekitar 700 orang, terdiri dari unsur pemerintah daerah, Forkopimda, petugas haji, serta keluarga jamaah yang turut mengantar keberangkatan.
Pelepasan jamaah dilakukan secara simbolis oleh Pemerintah Kota Balikpapan yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat, Andi Muhammad Yusril. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa sebanyak 675 calon jamaah haji asal Balikpapan dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
“Ini adalah momen yang penuh kebahagiaan dan haru. Kami mendoakan seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia juga menitipkan pesan agar para jamaah turut mendoakan Kota Balikpapan dan Indonesia agar senantiasa diberikan keberkahan, kedamaian, dan kesejahteraan.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur, H. Muchlis Hasan, menekankan pentingnya menjaga niat, kesehatan, serta kebersamaan selama menjalankan ibadah haji.
“Luruskan niat hanya karena Allah, jaga kesehatan, dan saling membantu antarjamaah. Di Tanah Suci nanti, kami juga menitipkan doa untuk daerah dan bangsa kita,” katanya.
Berdasarkan data panitia, pada keberangkatan kloter 2 terdapat 356 jamaah yang terdaftar, namun sebanyak empat orang ditunda sehingga total jamaah yang berangkat menjadi 352 orang, terdiri dari 144 laki-laki dan 208 perempuan, termasuk Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).
Jamaah tertua tercatat berusia 80 tahun, sementara jamaah termuda berusia 19 tahun. Seluruh jamaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 9 Juni 2026.
Untuk mendukung kelancaran keberangkatan, panitia menyiapkan rangkaian transportasi yang terdiri dari sembilan unit bus jamaah, kendaraan pengawalan dari Satlantas Polresta Balikpapan, ambulans dari Dinas Kesehatan, serta kendaraan patroli pengamanan.
Prosesi pelepasan yang terpusat di Balikpapan Islamic Center dinilai efektif dalam mendukung kelancaran teknis keberangkatan. Selain berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, lokasi ini juga dimanfaatkan sebagai titik konsolidasi logistik dan pemberangkatan jamaah.
Penerapan sistem zonasi di area keberangkatan turut membantu mengurangi kepadatan, terutama di sekitar jamaah lanjut usia, sekaligus mempercepat proses mobilisasi menuju embarkasi.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 18.00 WITA dalam kondisi aman dan lancar dengan pengamanan dari aparat kepolisian setempat.
Melalui kesiapan fasilitas dan koordinasi lintas instansi, pelaksanaan keberangkatan jamaah haji tahun ini diharapkan dapat berjalan tertib, aman, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah dalam memulai perjalanan ibadah menuju Tanah Suci.
( Alfian )