
PENAJAM PASER UTARA jurnalpolisi.id
Polsek Waru, Polres Penajam Paser Utara (PPU), Polda Kalimantan Timur terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli dialogis yang digelar secara rutin di wilayah Kecamatan Waru, Kamis (2/7/2026).
Patroli tersebut menyasar kawasan permukiman, pertokoan, serta pusat aktivitas masyarakat. Selain memantau situasi keamanan, personel Polsek Waru juga berdialog langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kapolsek Waru, IPTU Lilik Sulistiya, S.H., mengatakan patroli dialogis merupakan bagian dari strategi kepolisian dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan publik yang humanis.
Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan mencegah tindak kriminalitas, tetapi juga mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan warga.
“Patroli dialogis ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wadah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, kami dapat lebih cepat mengidentifikasi potensi gangguan kamtibmas dan bersama-sama mencari solusi demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar IPTU Lilik Sulistiya.
Dalam kegiatan tersebut, personel turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi tindak kejahatan serta mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban kepada pihak kepolisian.
Sejumlah warga menyambut positif kegiatan patroli dialogis tersebut. Mereka menilai kehadiran polisi secara langsung di lingkungan masyarakat memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Polsek Waru memastikan patroli dialogis akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya preventif dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Melalui pendekatan yang edukatif, kolaboratif, dan humanis, kepolisian berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga kamtibmas semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
( Alfian )




