
PASER jurnalpolisi.id
Polres Paser melalui Polsek Kuaro terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar simulasi dan uji coba penggunaan cairan Surface Active Agent (SAA) sebagai campuran air untuk mendukung efektivitas pemadaman kebakaran, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Posko Karhutla Kecamatan Kuaro dengan melibatkan personel Polsek Kuaro, petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Kuaro, Satpol PP Kecamatan Kuaro, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Kuaro.
Kapolsek Kuaro AKP Hermawan, S.H., M.H., mengatakan simulasi tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah Kecamatan Kuaro.
Dalam pelaksanaannya, pengujian dilakukan untuk mengetahui potensi efektivitas cairan SAA yang dicampurkan dengan air dalam proses pemadaman. Penggunaan cairan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan air dalam membasahi serta menjangkau material vegetasi yang mudah terbakar.
Simulasi juga menjadi sarana evaluasi dengan membandingkan penggunaan air biasa dan campuran air dengan cairan SAA berdasarkan pengamatan di lapangan.
Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam pengujian tersebut, antara lain kemampuan pembasahan material yang terbakar, kebutuhan cairan, waktu pemadaman, serta potensi munculnya kembali bara api setelah proses pemadaman dilakukan.
Hasil pengujian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan metode penanganan Karhutla yang lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran. Meski demikian, efektivitas penggunaan cairan SAA tetap memerlukan pengamatan dan evaluasi lebih lanjut berdasarkan kondisi lapangan.
Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Kuaro AKP Hermawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla membutuhkan kesiapan personel, dukungan sarana dan prasarana, serta sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat.
Keterlibatan berbagai unsur dalam simulasi tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi lingkungan yang rawan terjadi Karhutla.
Melalui kegiatan ini, Polres Paser berharap penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kecamatan Kuaro dapat semakin optimal. Selain meningkatkan kemampuan teknis personel, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan serta melakukan pencegahan kebakaran sejak dini.
Sinergi antara kepolisian, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan penanggulangan Karhutla yang lebih efektif sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Paser.
( Alfian )




