Kukar – jurnalpolisi.id
Polsek Kenohan melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan bencana alam di wilayah Kecamatan Kenohan, Selasa (10/2/2026), mulai pukul 05.00 hingga 17.00 Wita. Hasil pemantauan mencatat terdapat dua titik banjir, sementara untuk kejadian tanah longsor maupun pohon tumbang dilaporkan nihil.
Kapolsek Kenohan AKP Giri Pratiwo, menyampaikan bahwa dua desa yang terdampak banjir yakni Desa Kahala Ilir dan Desa Kahala (Loa Surut). Meski terjadi kenaikan debit air, situasi secara umum masih dalam kondisi aman dan terkendali.
Di Desa Kahala Ilir, ketinggian air terpantau naik sekitar 2 sentimeter dari sebelumnya 5 sentimeter. Hingga saat ini, debit air tidak menunjukkan peningkatan signifikan. Aktivitas masyarakat pun masih berjalan normal seperti biasa.
“Sampai saat ini kondisi di lapangan relatif aman, warga tetap beraktivitas dan kami terus melakukan pemantauan secara berkala,” ujar AKP Giri Pratiwo.
Sementara itu, di Desa Kahala (Loa Surut), ketinggian air tercatat naik sekitar 5 sentimeter dari sebelumnya 40 sentimeter. Akses jalan masih dapat dilalui kendaraan roda empat (R4), namun untuk kendaraan roda dua (R2) masyarakat harus menggunakan perahu karena genangan air yang cukup tinggi di beberapa titik.
Meski demikian, situasi kamtibmas tetap kondusif dan belum terdapat laporan gangguan keamanan maupun korban akibat banjir tersebut.
Polsek Kenohan bersama unsur terkait terus bersiaga guna mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai.
Perkembangan situasi di lapangan akan terus dimonitor dan dilaporkan secara berkala sebagai langkah respons cepat dalam menjaga keselamatan serta keamanan masyarakat di wilayah Kecamatan Kenohan.
( Alfian )