Kutai Timur jurnalpolisi.id
Kepolisian Sektor (Polsek) Bengalon, jajaran Polres Kutai Timur, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional 2026 melalui kegiatan monitoring pertanian di Desa Sepaso, Kecamatan Bengalon, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Bengalon, AKP Asriadi, bersama personel Polsek, perwakilan perusahaan, serta kelompok tani setempat. Fokus kegiatan meliputi pengecekan tanaman jagung hibrida serta pemantauan panen semangka di lahan Kelompok Tani Perdau Mandiri.
Lahan perkebunan seluas sekitar 5 hektare itu dikelola secara bertahap, dengan 3 hektare di antaranya telah ditanami jagung sejak awal Maret 2026.
Saat ini, tanaman jagung berusia lebih dari satu bulan dengan pertumbuhan yang dinilai cukup baik.
Selain itu, petani juga tengah melakukan panen semangka dengan sejumlah varietas unggulan.
Sebagian tanaman lainnya masih dalam tahap pertumbuhan, sementara komoditas sayuran seperti sawi, kangkung, dan bayam turut dikembangkan sebagai bagian dari diversifikasi pangan.
Kapolsek Bengalon AKP Asriadi mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di daerah.
“Melalui monitoring ini, kami memastikan proses penanaman hingga panen berjalan dengan baik. Polri hadir untuk memberikan dukungan dan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara aparat kepolisian, kelompok tani, dan pihak perusahaan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Proses panen hingga distribusi hasil pertanian juga berjalan lancar.
Polsek Bengalon menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap kegiatan pertanian masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi di wilayah Kutai Timur.
( Alfian )