PPU – jurnalpolisi.id
Polres Penajam Paser Utara melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terus memastikan kualitas pelayanan makanan bergizi bagi para pelajar di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara. Pada Kamis (7/5/2026), jajaran pengawasan internal bersama tim kesehatan melaksanakan pengecekan dan pengawasan pelayanan makanan di Gedung SPPG Polres Penajam Paser Utara.
Kegiatan pengawasan tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Paminal Polres PPU IPTU Jusman Kasmily dan melibatkan personel Si Propam, Siwas, serta Sidokkes Polres PPU. Pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas dan keamanan makanan yang disalurkan kepada para siswa penerima manfaat program makan bergizi.
Kepala SPPG Polres PPU, Yoggi Adjie Nugroho, S.Pd, menjelaskan bahwa pada hari itu sebanyak 594 porsi makanan disiapkan dan didistribusikan kepada sejumlah sekolah, yakni TK Kemala Bhayangkari, SDN 038 Penajam, SMP 21 Penajam, dan SMAN 8 Penajam.
Menu yang disajikan terdiri dari nasi, ayam, tempe, sayur, dan buah melon dengan porsi yang telah disesuaikan berdasarkan jenjang pendidikan para siswa. Seluruh makanan terlebih dahulu melalui pemeriksaan organoleptik, meliputi pengecekan rasa, aroma, warna, tekstur, hingga tampilan makanan.
Selain itu, tim pengawasan juga melakukan uji keamanan pangan menggunakan sejumlah alat pengujian khusus seperti formalin test kit, nitrit test kit, arsenik test kit, borax test kit, hingga sianida test kit. Dari hasil pemeriksaan, makanan dinyatakan layak konsumsi, aman, dan tidak ditemukan kandungan bahan berbahaya.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara,S.I.K.,M.M.,M.Tr.SOU., melalui Kepala SPPG Yoggi Adjie Nugroho juga menyampaikan bahwa pengawasan rutin ini merupakan bagian dari upaya memastikan program pemenuhan gizi berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sekolah.
“Polres PPU berkomitmen untuk memastikan setiap makanan yang diberikan kepada para siswa benar-benar aman, sehat, dan bergizi. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh agar kualitas makanan tetap terjaga mulai dari proses pengolahan hingga distribusi ke sekolah-sekolah penerima manfaat,” ujarnya.
Ia menambahkan, program tersebut tidak hanya bertujuan membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga mendukung tumbuh kembang dan semangat belajar para pelajar di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Selama kegiatan berlangsung, proses pengecekan dan distribusi makanan berjalan aman, lancar, dan kondusif.
(Alfian)