SANGATTA. Jurnalpolisi.id
Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Kutai Timur menggelar program Police Goes to School dengan menjadi inspektur upacara di SDN 001 Sangatta Utara, Senin (13/4/2026) pagi.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret kepolisian dalam menanamkan disiplin, kesadaran hukum, serta mencegah perilaku negatif di kalangan pelajar sejak usia dini.
Upacara yang diikuti sekitar 745 siswa dan dewan guru tersebut berlangsung khidmat. Dalam amanatnya, personel Satbinmas menyampaikan berbagai pesan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus mengajak siswa menumbuhkan sikap disiplin, cinta tanah air, serta memperkuat wawasan kebangsaan.
Selain itu, para pelajar didorong untuk aktif menjaga lingkungan sekolah yang aman, bersih, sehat, dan indah melalui Gerakan Indonesia ASRI. Edukasi mengenai bahaya perundungan (bullying) juga menjadi perhatian utama, dengan penekanan pentingnya saling menghargai, menjauhi kekerasan, serta membangun pergaulan yang positif.
Di era digital, siswa juga diingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh informasi hoaks, serta tidak terprovokasi isu yang menyesatkan.
Nilai-nilai menghormati guru dan berbakti kepada orang tua turut ditekankan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
Di tempat terpisah, Kapolres Kutai Timur Fauzan Arianto menegaskan bahwa program Police Goes to School merupakan langkah preventif dalam membangun generasi yang berkarakter dan sadar hukum.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan disiplin, kepedulian terhadap sesama, serta menumbuhkan kesadaran sejak dini untuk menjauhi perilaku negatif seperti bullying dan kenakalan remaja.
Pelajar adalah generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu mempererat kedekatan antara polisi dan pelajar, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kutai Timur.
( Alfian )