Balikpapan jurnalpolisi.id
Polda Kalimantan Timur terus melanjutkan tahapan seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 dengan menggelar Uji Kesamaptaan Jasmani dan Antropometrik bagi para peserta, Senin (15/6/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses rekrutmen guna menjaring calon anggota Polri yang memiliki kondisi fisik prima dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan ujian berlangsung di sejumlah lokasi, yakni Kolam Renang Mulawarman, Lapangan M. Yasin, dan Gedung Satya Haprabu Satbrimob Polda Kalimantan Timur. Ratusan peserta mengikuti rangkaian tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan fisik, daya tahan tubuh, tingkat kebugaran, serta kesesuaian postur calon anggota Polri.
Uji kesamaptaan jasmani menjadi salah satu indikator utama dalam menentukan kesiapan fisik peserta untuk menjalankan tugas kepolisian di masa depan. Pada Kesamaptaan Jasmani A, peserta menjalani tes lari untuk mengukur kemampuan kardiorespirasi dan daya tahan tubuh. Sementara pada Kesamaptaan Jasmani B, peserta mengikuti sejumlah tes fisik meliputi pull up, push up, sit up, dan shuttle run guna mengukur kekuatan otot, ketahanan fisik, serta kelincahan.
Selain itu, para peserta juga diwajibkan mengikuti tes renang sebagai bagian dari penilaian kemampuan fisik dasar yang harus dimiliki setiap calon anggota Polri. Tahapan berikutnya adalah pemeriksaan antropometrik yang mencakup pengukuran tinggi badan, berat badan, dan proporsi tubuh untuk memastikan peserta memenuhi persyaratan fisik sesuai standar rekrutmen Polri.
Polda Kalimantan Timur menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip BETAH, yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Setiap tahapan pengujian diawasi secara ketat oleh pengawas internal maupun eksternal guna menjamin objektivitas dan mencegah terjadinya penyimpangan selama proses seleksi berlangsung.
Melalui pelaksanaan seleksi yang ketat, objektif, dan transparan ini, Polda Kaltim berkomitmen menjaring calon anggota Polri yang berkualitas, berintegritas, serta memiliki kesiapan fisik dan mental yang kuat. Hal tersebut sejalan dengan upaya Polri dalam membentuk sumber daya manusia unggul yang mampu memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat.
Seleksi penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 diharapkan dapat menghasilkan generasi personel Polri yang profesional, modern, dan terpercaya dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian di masa mendatang.
( Alfian )