
PENAJAM PASER UTARA jurnalpolisi.id
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Penajam Paser Utara (PPU), Polda Kalimantan Timur, terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda melalui program Polantas Menyapa.
Kegiatan kali ini digelar di SMK Pelita Gama (PG) Penajam, Selasa (14/7/2026), sebagai upaya membangun kesadaran hukum dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres PPU, Bripda Ginting dan Bripda Akmar, memberikan penyuluhan kepada para siswa mengenai pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, menerapkan etika berkendara, serta menggunakan perlengkapan keselamatan saat berada di jalan.
Selain menjelaskan berbagai aturan dasar berlalu lintas, para pelajar juga diberikan pemahaman mengenai risiko kecelakaan serta konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat pelanggaran lalu lintas. Edukasi ini diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang disiplin dan bertanggung jawab sebagai pengguna jalan.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kasat Lantas AKP Dedik I. Prasetyo mengatakan, pembinaan kepada kalangan pelajar merupakan langkah preventif untuk menciptakan generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas.
“Melalui program Polantas Menyapa, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Dengan mengenal dan mematuhi aturan sejak dini, para pelajar diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujar AKP Dedik.
Tidak hanya menyampaikan materi, personel Satlantas juga mengajak para siswa berperan aktif sebagai agen perubahan dengan mengingatkan keluarga dan teman sebaya agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.
Program Polantas Menyapa merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satlantas Polres PPU dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui pendekatan edukatif dan humanis.
Dengan menyasar kalangan pelajar, program ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para siswa yang mengikuti penyuluhan.
( Alfian )




