
Tulungagung – jurnalpolisi.id
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, menghadiri kegiatan Tasyakuran Jamaah Haji Kabupaten Tulungagung Tahun 1448 H/2026 M yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Kabupaten Tulungagung.
Acara dihadiri jajaran Forum Komunikasi KBIHU Provinsi Jawa Timur, organisasi masyarakat Islam se-Kabupaten Tulungagung, Ketua MUI, Ketua IPHI, Baznas Kabupaten Tulungagung, Sekretaris Daerah, kepala OPD, para pembimbing ibadah haji, petugas haji, serta ratusan jamaah haji yang baru kembali dari Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Ahmad Baharudin mengawali dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat sehingga seluruh hadirin dapat bersilaturahmi dalam suasana penuh syukur bersama para jamaah haji yang telah menunaikan rukun Islam kelima.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Ahmad Baharudin menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya mengucapkan selamat datang kembali di tanah air bagi tamu-tamu Allah dalam keadaan sehat walafiat. Semoga seluruh amal ibadah selama di Tanah Suci diterima Allah SWT dan seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujarnya.
Ia mengatakan, keberhasilan menunaikan ibadah haji merupakan anugerah besar yang tidak dapat dirasakan oleh seluruh umat Islam. Karena itu, jamaah haji diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta akhlak mulia setelah kembali ke tengah masyarakat.
Menurutnya, haji yang mabrur tidak hanya tercermin dari kesempurnaan ibadah selama di Tanah Suci, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian sosial, semangat berbagi, serta kemampuan menjadi teladan di lingkungan sekitar.
“Haji yang mabrur pada hakikatnya adalah haji yang mampu menjadikan pelakunya semakin peduli terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan. Jamaah haji hendaknya menjadi contoh dalam menebarkan salam, gemar menolong sesama, dan mudah memaafkan orang lain,” katanya.
Plt Bupati juga mengajak seluruh hadirin mendoakan jamaah haji yang meninggal dunia maupun yang sedang sakit agar mendapatkan rahmat Allah SWT, diberikan husnul khatimah bagi yang telah wafat, serta kesembuhan bagi yang masih menjalani perawatan.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Baharudin turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, mulai dari Kementerian Agama, panitia pemberangkatan dan pemulangan haji, petugas kloter, pembimbing ibadah, tenaga kesehatan, hingga Petugas Haji Daerah.
Ia juga memberikan penghargaan atas kedisiplinan jamaah haji Kabupaten Tulungagung yang dinilai mampu menjaga nama baik daerah selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, prestasi Kloter 103 yang mendapat apresiasi sebagai salah satu kloter terbaik menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Tulungagung.
Selain itu, Ahmad Baharudin menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tasyakuran, termasuk penampilan paduan suara yang menghibur para tamu undangan.
Mengakhiri sambutannya, Plt Bupati berharap seluruh jamaah haji dapat menjadi pribadi yang lebih baik serta membawa pengaruh positif bagi kehidupan masyarakat.
“Semoga seluruh jamaah menjadi haji dan hajah yang mabrur serta mampu membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat Tulungagung. Semoga Tulungagung senantiasa damai, kondusif, masyarakatnya sejahtera, dan dijauhkan dari segala cobaan,” pungkasnya.




