
Langgur – jurnalpolisi.id
Peluang bagi generasi muda untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) semakin terbuka. Sebanyak 25.300 calon prajurit disiapkan untuk mengikuti pendidikan, terdiri atas 6.200 kuota Bintara dan 19.100 kuota Tamtama.
Informasi tersebut disampaikan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam XVI Pattimura) dalam kegiatan video conference (vicon) yang turut diikuti jajaran terkait di wilayah Kabupaten Maluku Tenggara.
Pelaksanaan vicon tersebut bertujuan mengoptimalkan sosialisasi sekaligus memperluas penjaringan putra-putri terbaik daerah, khususnya di Kabupaten Maluku Tenggara, agar memperoleh kesempatan yang sama untuk mengabdikan diri sebagai prajurit TNI.
Pangdam berharap, besarnya kuota penerimaan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda yang telah memenuhi persyaratan.
Para pemuda diharapkan tidak ragu untuk segera mendaftarkan diri dan mempersiapkan kemampuan fisik, mental, serta administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan informasi penerimaan prajurit TNI dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke wilayah pelosok, sehingga putra-putri daerah memiliki akses dan kesempatan yang setara untuk mengikuti proses seleksi.
Kesempatan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi generasi muda Maluku Tenggara untuk menunjukkan potensi dan kualitas diri dalam mengemban tugas sebagai garda terdepan pertahanan negara.
Hadir pada pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Bupati M. Thaher Hanubun, Dandim 1503 Tual, Letkol Andi Agus Salim serta sejumlah Kepala Desa dan aparatur pemerintah setempat.
Kesempatan generasi muda Kabupaten Maluku Tenggara untuk menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara.
Bupati Drs. Hi. M. Thaher Hanubun juga mendorong agar informasi penerimaan prajurit tidak hanya disampaikan di tingkat kabupaten, tetapi menjangkau masyarakat hingga ke seluruh ohoi (Desa).
Komitmen tersebut disampaikan Thaher dalam kegiatan sosialisasi penerimaan calon prajurit Bintara dan Tamtama TNI AD, Kamis (5/11/2026).
Dalam kegiatan itu, ia menekankan pentingnya membangun kesiapan generasi muda melalui keterlibatan pemerintah daerah, jajaran TNI, serta unsur pemerintahan paling bawah.
Menurut Kepala Daerah, rekrutmen yang dilakukan nantinya bukan semata-mata tentang banyaknya anak muda yang mendaftar. Hal yang lebih penting adalah bagaimana calon peserta memiliki kesiapan dan kualitas yang memenuhi standar seleksi.
Ia mengingatkan bahwa tidak semua peserta yang mengikuti tahapan penerimaan dapat dinyatakan lulus. Karena itu, persiapan harus dilakukan sejak awal agar generasi muda tidak hanya memiliki keinginan, tetapi juga kemampuan untuk berkompetisi.
“Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan,” ujar Bupati Thaher Hanubun di Aula kantor tersebut
Thaher juga mengajak seluruh generasi muda untuk turut mengambil bagian dalam proses rekrumet yang terbilang cukup besar dari jumlah penerimaan sebelumnya.
Sehingga inilah saatnya bagi seluruh generasi muda Maljkj Tenggara untuk berkompetisi dan ada di garda terdepan dalam pembelaan negara.
Publish by (Melky_JPN)



